Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan program skrining HIV (human immunodeficiency virus) secara masif. Skrining itu dilakukan pada para tenaga kesehatan (nakes).
"Kami tidak ingin tenaga kesehatan justru menjadi sumber penularan HIV," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan, Kamis (24/10).
Kegiatan skrining bagi para nakes itu merupakan tindakan pencegahan HIV/AIDS di Kota Mataram. Emirald menegaskan skrining terhadap populasi kunci juga rutin dilakukan.
Dari data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Mataram, terdapat lebih dari 100 jumlah kasus positif HIV/AIDS di Mataram. Menurutnya kasus HIV/AIDS, layaknya gunung es yang terlihat sedikit tetapi setelah skrining akan ditemukan banyak kasus.
"Karena itu, upaya preventif yang kami lakukan tahun ini hingga 2025 adalah skrining masif mulai dari tenaga kesehatan," terang Emirald.
Ia menjelaskan fasilitas kesehatan (faskes) atau klinik-klinik baru di luar puskesmas dan rumah sakit yang akan mengajukan atau memperpanjang izin, wajib melakukan skrining HIV terhadap semua nakes mereka. (Ant/H-3)
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban, tercatat sebanyak 162 kasus pada tahun 2022
KOINFEKSI TB-HIV masih menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan di Indonesia pada tahun 2026, inovasi dalam strategi pengobatan menjadi sangat krusial.
Dinas Kesehatan Jawa Timur tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan kuratif dan pelaporan kasus, melainkan perlu memperkuat langkah preventif.
"Hasil pendataan kami, temuan HIV/AIDS selama 10 bulan mulai Januari-Oktober di Kota Sukabumi ada 124 kasus. Terdapat lima orang meninggal dunia,"
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved