Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Garuda Indonesia Berencana Hentikan Penerbangan di Bengkulu karena Minim Penumpang

Marliansyah
08/3/2026 19:13
Garuda Indonesia Berencana Hentikan Penerbangan di Bengkulu karena Minim Penumpang
Ilustrasi(MI/Marliyansah)

MASKAPAI Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (23/3) mendatang karena jumlah penumpang yang minim. Keputusan ini mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk segera mengambil langkah agar layanan tetap berjalan.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, mengatakan pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan manajemen Garuda Indonesia untuk membahas keberlanjutan penerbangan rute Jakarta–Bengkulu dan sebaliknya. Pertemuan itu bertujuan memastikan maskapai nasional tetap melayani provinsi tersebut meski jumlah penumpang masih rendah.

“Rencana penghentian penerbangan Garuda di Bengkulu menjadi perhatian serius. Kami langsung berdiskusi dengan manajemen agar layanan tetap berjalan,” ujar Helmi di Bengkulu.

Manajemen Garuda menjelaskan faktor utama penghentian layanan adalah minimnya jumlah penumpang, yang dianggap tidak sebanding dengan biaya operasional maskapai. Kondisi ini menjadi perhatian Pemprov Bengkulu untuk segera mencari solusi agar tingkat keterisian penumpang meningkat.

Sebagai langkah konkret, Pemprov akan berkoordinasi dengan Forkopimda, seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Bengkulu, serta pelaku usaha dan instansi terkait. Koordinasi ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah penumpang dan mempertahankan operasional penerbangan Garuda di daerah tersebut.

Meski demikian, saat ini penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Fatmawati Soekarno masih berjalan normal. Aktivitas penerbangan tetap berlangsung sambil menunggu keputusan final dari pihak manajemen maskapai.

“Langkah ini penting agar layanan penerbangan nasional tetap tersedia bagi masyarakat Bengkulu, sekaligus menjaga konektivitas dengan ibu kota,” tutup Helmi. (MY/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya