Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian (Mentan)/Kepala Badan Pangan Nasional (Kepala Bapanas) Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras (SPHP) beras melalui Perum Bulog akan terus digencarkan.
Hal itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggencarkan operasi pasar.
Amran mengatakan, kontinuitas operasi pasar sangat memungkinkan karena alokasi program SPHP beras untuk sisa tahun ini masih ada 1 juta ton lebih.
"Kita tidak boleh puas. Bapak Presiden perintahkan operasi pasar terus-menerus. Alokasi stok kita masih ada 1 juta lebih untuk SPHP beras operasi pasar. Ini operasi pasar sampai Januari, Februari 2026. Yang penting, sekarang kita operasi pasar terus," ucap Mentan dalam keterangan resminya, Selasa, (21/10).
Dikatakan Amran, dalam laporan realisasi penjualan beras SPHP, per 19 Oktober dari total target setahun 1,5 juta ton, hampir 500 ribu ton atau 492,9 ribu ton telah tersampaikan ke masyarakat. Beras SPHP sendiri dibanderol pemerintah dengan harga yang di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium.
Masyarakat pun saat ini sudah lebih mudah menjumpai beras SPHP, baik di pasar tradisional maupun ritel modern. Realisasi penjualan beras SPHP secara mitra saluran melalui pasar tradisional tercatat mencapai 51,8 ribu ton. Sementara melalui ritel modern 17,3 ribu ton.
HET yang ditetapkan pemerintah itu demi menjaga keseimbangan mulai dari produsen sampai konsumen. Selain HET, ada pula Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen dan Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen.
"Harga eceran tertinggi itu tujuannya adalah menjaga peternak petani untung, konsumen juga tersenyum. Dua-dua ini kita jaga. Ingat 2 bulan lalu harganya 18 ribu rupiah per kilo ayam, tapi pasokan aman. Ayam, telur, bawang merah, itu kita sudah ekspor. Insya Allah beras, jagung tinggal kedelai nanti ke depannya," kata Mentan Amran.
Bentuk operasi pasar lainnya selain program SPHP beras adalah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam pelaksanaannya, mulai Januari sampai 17 Oktober di tahun 2025 ini tercatat telah mencapai 10.212 kali. GPM tersebut dimasifkan pada 37 provinsi dan 375 kabupaten/kota dan akan terus meningkat sampai Desember nanti.
Untuk diketahui, realisasi GPM di tahun 2024 berada di angka 9.547 kali. Jika dibandingkan pada realisasi GPM tahun 2025 ini, maka ada peningkatan 665 kali terlaksana terhadap capaian GPM yang sampai tengah Oktober 2025 telah berada di 10.212 kali.
Sementara GPM di tahun 2022 kala itu hanya dapat terlaksana 442 kali. Berlanjut di tahun 2023, GPM mulai meningkat hingga tercapai 1.626 kali. Adapun masifnya frekuensi pelaksanaan GPM turut berkontribusi pada pengendalian tingkat inflasi, terutama inflasi komponen harga bergejolak (volatile food) atau inflasi pangan.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pangan pada tahun berjalan (year to date) di tahun ini berada di 3,32 persen. Tingkat inflasi tersebut masih dalam koridor target inflasi pangan yang dicanangkan dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) Tahun 2025 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (31/1/2025) lalu.
Dalam HLM TPIP ditetapkan untuk inflasi volatile food harus dijaga dalam kisaran 3 sampai 5 persen. Tingkat inflasi pangan tahun berjalan tahun 2025 ini yang berada di 3,32 persen pun masih lebih rendah dibandingkan inflasi tahun berjalan di 2022 dan 2023. Masing-masing saat itu berada di 5,61 persen dan 6,73 persen. Sementara di 2024 berada di 0,12 persen. (Ant/H-3)
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Hilirisasi ayam terintegrasi bertujuan menyejahterakan peternak melalui kepastian bibit (DOC) yang terjangkau, peningkatan daya saing, dan kestabilan usaha.
Kementerian Pertanian mulai bergerak memulihkan ribuan hektar lahan pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat (Sumbar).
Kisruh tata niaga daging sapi impor kembali mencuat. Sejumlah pengusaha daging mendatangi Kementerian Pertanian untuk mempertanyakan kebijakan kuota impor daging sapi.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, gula, dan daging sapi masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.
"Kepada para pelaku usaha pangan, mohon harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah dapat dipedomani, khususnya selama Ramadan sampai Idulfitri."
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
PEMERINTAH memperpanjang penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan stok beras nasional 2026 aman. Indonesia, menurut Bapanas, surplus 3 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved