Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Berlanjut hingga April 2026

Ihfa Firdausya
27/3/2026 16:30
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Berlanjut hingga April 2026
ilustrasi.(MI)

PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bantuan pangan beras dan minyak goreng terus berjalan hingga April. Kebijakan tersebut menjadi bagian program stimulus ekonomi kuartal pertama tahun 2026.

"Perpanjangan pelaksanaan program diperlukan agar seluruh masyarakat berpenghasilan rendah sejumlah 33,2 juta dapat merasakan salah satu kehadiran pemerintah. Distribusinya akan dilakukan Maret ini sampai April," kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam keterangannya, Jumat (27/3).

Bapanas mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng per 25 Maret telah menyentuh hingga 382.529 penerima di 24 provinsi. Rinciannya, beras sebanyak 7,65 juta kilogram (kg) dan minyak goreng sebanyak 1,53 juta liter telah terdistribusikan ke masyarakat.

Pemerintah mendorong Perum Bulog untuk mempercepat distribusi bantuan pangan beras dan minyak goreng. Seperti diberitakan, pemerintah telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk program bantuan pangan beras dan minyak goreng. Target penyalurannya mencapai 33,2 juta penerima bantuan di  seluruh Indonesia.

Berdasarkan surat Kepala Bapanas nomor 204/TS.03.03/K/02/2026 tanggal 11 Februari, penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng periode Februari dan Maret dilakukan secara sekaligus setelah terbit anggaran di Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapanas.

Total penerima pun ditingkatkan menjadi 33.244.408 sebelumnya sebanyak 18.277.083 saja. Lima provinsi dengan jumlah penerima terbesar antara lain Jawa Barat sejumlah 6.093.530 penerima. Kemudian Jawa Timur dengan 5.638.478 penerima dan Jawa Tengah dengan 5.071.126 penerima. Disusul Sumatera Utara dengan 1.756.846 penerima dan Banten dengan 1.298.597 penerima.

Jumlah penerima bantuan pangan untuk Indonesia wilayah timur juga turut ditingkatkan. Provinsi Maluku ditambahkan 142.978 penerima dibandingkan program sebelumnya, sehingga saat ini total menjadi 266.500 penerima. Maluku Utara ditambah 55.017 penerima sehingga menjadi 112.428 penerima.

Provinsi Papua pun bertambah 50.973 menjadi total 118.076 penerima. Papua Barat bertambah 30.197 menjadi 74.044 penerima. Untuk Papua Barat Daya bertambah 35.030 menjadi 78.965 penerima.

Selanjutnya total penerima di Papua Pegunungan bertambah 112.805 menjadi 265.356 penerima; Papua Selatan bertambah 26.041 menjadi 73.601 penerima; dan Papua Tengah bertambah 55.997 menjadi 228.654 penerima.

Terpisah, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pengguliran kembali program bantuan pangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga harga pangan pokok strategis. Apalagi, katanya, produksi beras dan minyak goreng yang berasal dari dalam negeri sangat memadai sehingga masyarakat harus dapat merasakan manfaatnya.

"Oleh karena itu, dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan, Badan Pangan Nasional melaksanakan langkah strategis, salah satunya penyaluran bantuan pangan 10 kilogram dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat," kata Amran. (Ifa/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya