Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pemprov Sulbar Gelontorkan 2,1 Juta Kg Beras untuk Dukung 107 Ribu Keluarga tidak Mampu

Lina Herlina
28/11/2025 15:40
Pemprov Sulbar Gelontorkan 2,1 Juta Kg Beras untuk Dukung 107 Ribu Keluarga tidak Mampu
Penyaluran bantuan beras di Sulbar.(Dok. MI)

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memperkuat ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah (CPP) senilai miliaran rupiah untuk periode Oktober–November 2025. 

Bantuan yang secara resmi dilepas secara simbolis oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka ini, ditargetkan untuk 107.811 keluarga kurang mampu di seluruh kabupaten.

Dalam acara pelepasan yang dipusatkan di Kabupaten Mamuju, Gubernur Suhardi Duka didampingi Wakil Gubernur Mayjen (Purn) Salim S. Mengga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi di tengah fluktuasi ekonomi.

“Di saat daya beli masyarakat perlu diperkuat, kehadiran negara harus dirasakan. Bantuan pangan ini adalah buktinya. Kami memastikan distribusi harus lancar, tepat sasaran, dan tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan keluarga penerima,” tegas Gubernur SDK.

Rincian bantuan yang digelontorkan sangat signifikan, yakni 2.156.220 kilogram beras dan 431.244 liter minyak goreng. Bantuan tersebut akan didistribusikan secara proporsional ke semua kabupaten, dengan Polewali Mandar sebagai daerah dengan jumlah penerima terbanyak.

Rincian penyalurannya, ke Kabupaten Polewali Mandar 45.007 PBP (900.140 kg beras dan 180.028 liter minyak), Majene 19.161 PBP (383.220 kg beras dan 76.644 liter minyak), dan Mamasa 15.901 PBP (318.020 kg beras dan 63.604 liter minyak).

Kemudian, Kabupaten Mamuju 15.676 PBP (313.520 kg beras dab 62.704 liter minyak), Pasangkayu  6.181 PBP (123.620 kg beras dan 24.724 liter minyak), serta Mamuju Tengah 5.885 PBP (117.700 kg beras dan 23.540 liter minyak)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abd. Waris Bestari, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intens dengan pemerintah kabupaten dan Perum Bulog untuk memastikan tidak ada kendala dalam logistik dan penyaluran.

“Sinergi kami dengan kabupaten dan Bulog diperkuat. Semua pihak siap mendistribusikan bantuan ini hingga ke tangan penerima yang berhak,” jelas Waris.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi, Harga dan Cadangan Pangan, Bidasari, menambahkan bahwa timnya akan turun langsung ke lapangan untuk memantau proses distribusi. 

“Pengawasan intensif kami lakukan agar tidak ada penyimpangan. Harapan kami, bantuan ini benar-benar meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya