Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Enam desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, hingga Senin (8/12) masih terputus aksesnya setelah dua pekan tertimbun material longsor. Upaya pembukaan jalur terkendala medan terjal serta tanah labil.
Pusdalops BPBD Sulawesi Barat melaporkan bahwa desa Periangan, Tabulahan, Saluleang, Peu, Gandang Dewata, dan Salubakka belum dapat dijangkau sejak longsor terjadi pada 21 November 2025.
Kalaksa BPBD Mamasa, Gusti Harmiawan, menyebutkan upaya pembukaan akses jalan terus dilakukan dengan mengerahkan alat berat. Namun, medan yang curam dan kondisi tanah yang belum stabil memperlambat proses evakuasi dan pengiriman bantuan.
“Proses pembersihan material harus dilakukan bertahap untuk menghindari risiko longsor susulan,” ujarnya.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menyatakan bahwa penanganan darurat telah diinstruksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Prioritas utama, kata dia, adalah memastikan keselamatan warga serta percepatan pembukaan akses.
Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa. Namun, keterisolasian berkepanjangan memicu kekhawatiran terkait ketersediaan logistik, kesehatan warga, serta akses komunikasi yang sangat terbatas.
BPBD provinsi menyampaikan bahwa pemantauan lapangan dan koordinasi lintas instansi masih berlangsung, sementara warga berharap akses jalan dapat segera dibuka agar bantuan dapat mencapai lokasi terdampak.
Putusnya jalur penghubung antarkabupaten terjadi sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat hujan tinggi yang memicu longsor sepanjang 250 meter dan mengancam permukiman warga.
Tidak hanya menutupi badan jalan, material longsor tersebut juga menimpa Jembatan Gantung Tonjong, sehingga akses bagi pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki lumpuh total.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
Pemerintah tambah TKD Rp10,6 triliun untuk pemulihan banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dana cair bertahap mulai Februari hingga April 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved