Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pencarian terhadap enam warga yang hilang akibat longsor di kawasan Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, masih terus dilakukan oleh Tim Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Jhon Edwar, menjelaskan bahwa proses pencarian terkendala akses menuju lokasi bencana. Putusnya jalan di daerah Rimbo Kejahatan membuat alat berat sulit mencapai titik longsor.
“Kami sedang berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk segera mendatangkan alat berat. Kondisi jalur yang terputus menjadi tantangan utama tim di lapangan,” ujarnya, Sabtu.
Tim yang berada di lokasi juga mengidentifikasi adanya penyumbatan aliran Sungai Batang Tinggam akibat tumpukan material longsor. Untuk membuka kembali aliran sungai, BPBD membutuhkan ekskavator.
“Jika tidak ada hambatan, alat berat itu diupayakan dapat bekerja hari ini,” tambah Jhon Edwar.
Menurut laporan dari pihak nagari, longsor terjadi pada Jumat (28/11) sekitar pukul 04.00 WIB dan menimbun dua rumah warga. Enam orang dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian. Mereka adalah:
Sementara seorang warga bernama Rendi berhasil selamat dan kini menjalani perawatan medis di Puskesmas Talu.
Longsor yang terjadi memiliki dimensi cukup besar, dengan panjang sekitar 600 meter dan ketinggian hingga 10 meter. Selain merusak rumah warga, material longsor juga menutup area pertanian di sekitar lokasi.
Sebagai langkah antisipasi, sekitar 96 warga yang tinggal di zona rawan telah diungsikan ke tempat yang lebih aman di kawasan Batas Semut Sinuruik.
BPBD meminta warga untuk sementara menjauhi daerah perbukitan dan lereng yang berpotensi mengalami longsor susulan. Kondisi tanah yang masih labil membuat risiko bencana masih tinggi. (Ant/Z-10)
Putusnya jalur penghubung antarkabupaten terjadi sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat hujan tinggi yang memicu longsor sepanjang 250 meter dan mengancam permukiman warga.
Tidak hanya menutupi badan jalan, material longsor tersebut juga menimpa Jembatan Gantung Tonjong, sehingga akses bagi pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki lumpuh total.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
Pemerintah tambah TKD Rp10,6 triliun untuk pemulihan banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dana cair bertahap mulai Februari hingga April 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved