Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

18 Hilang, Personel Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Ditambah Jadi 700 Orang

TosianiĀ 
22/11/2025 16:03
18 Hilang, Personel Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Ditambah Jadi 700 Orang
Evakuasi korban longsor Banjarnegara.(Antara)

Upaya penanganan bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa/Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah terus diperkuat. Personel pencarian 18 orang korban yang masih hilang ditambah 200 orang lagi dari jumlah semula 500 orang, sehingga jumlah personel kini ada 700 orang.

Komandan Kodim 0704/Banjarnegara sekaligus Dansatgas Penanganan Bencana Longsor, Letkol CZI Teguh Prasetyanto, menyebutkan, jumlah personel yang dikerahkan di lokasi pencarian korban longsor hari ini, Sabtu (22/11) kembali ditambah menjadi 700 orang. 

"Penambahan kekuatan ini dilakukan untuk mempercepat proses pencarian korban yang masih hilang,"katanya dalam keterangan kepada wartawan.

Sejak hari pertama, Satgas menggunakan berbagai peralatan pendukung seperti kinen dan alkon untuk membantu proses pencarian dan pembersihan material longsoran. Hari sebelumnya enam alat berat telah bekerja di lokasi, dan hari ini direncanakan penambahan lima unit lagi untuk memperluas jangkauan pencarian.

Situasi di lapangan saat ini, katanya, masih sangat dinamis. Tanah yang labil dan cuaca yang tidak menentu membuat proses evakuasi dilakukan dengan penuh kewaspadaan. 

"Seluruh tim wajib mengikuti arahan dari petugas geologi dan assessment untuk memastikan keamanan selama berada di area rawan,"ujarnya.

Letkol Teguh menegaskan bahwa semua unsur Satgas akan terus bekerja maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Proses pencarian korban tetap mengutamakan keselamatan personel.

"Keselamatan personel tetap menjadi prioritas, namun percepatan pencarian juga harus dilakukan karena setiap detik sangat berarti,"katanya.

Sejauh ini upaya penanganan bencana di Situkung masih berlangsung intensif. Ia berharap seluruh proses pencarian, evakuasi, dan pemulihan dapat segera dituntaskan demi masyarakat terdampak.

Sementara itu, data terbaru di BPBD setempat menunjukkan saat ini sudah ada 934 warga yang terpaksa mengungsi ke sejumlah titik pengungsian setelah rumah mereka rusak atau berada pada zona potensi longsor susulan. Lima warga masih menjalani perawatan di rumah sakit dan puskesmas, beberapa dengan luka cukup serius.

Dalam pencarian yang berlangsung sejak awal kejadian, sembilan warga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, serta dua body part yang belum teridentifikasi. Hingga hari ini, 18 orang masih dinyatakan hilang, dan proses pencarian terus dilanjutkan dengan dukungan penuh dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya