Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Bank Makanan telah mendistribusikan 6.000 porsi Sajian Berkah Bergizi untuk para penyintas bencana tanah longsor Banjarnegara, Jawa Tengah. Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan, pendistribusian makanan siap saji merupakan respons cepat Baznas terhadap kebutuhan pangan warga yang terdampak bencana.
"Dapur umum Bank Makanan Baznas telah mulai beroperasi sejak Sabtu (22/11) dan setiap hari menyalurkan sekitar 1.500 paket makanan. Layanan ini menyasar para penyintas yang terpaksa mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan dan kondisi lingkungan yang belum aman," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis (27/11).
"Pendistribusian paket makanan siap saji ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, guna memenuhi gizi mereka di kondisi yang serba terbatas akibat bencana longsor," katanya.
Ia menyampaikan, penyaluran makanan siap saji dilakukan di sejumlah lokasi pengungsian, termasuk Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, Gedung Haji Desa Pringamba, Gedung Muhammadiyah, hingga rumah-rumah kerabat tempat warga mencari perlindungan.
“Kami memastikan distribusi dilakukan secara merata, termasuk ke titik-titik kecil yang dihuni pengungsi mandiri, agar seluruh penyintas memperoleh akses pangan yang memadai,” ucap Saidah.
Ia menambahkan, paket makanan yang dibagikan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi dasar para penyintas, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. “Kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan asupan yang cukup meski dalam kondisi sulit,” ujarnya.
Menurut dia, pendistribusian ribuan paket makanan ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat dapat bergerak cepat membantu masyarakat yang sedang berada dalam situasi darurat. Ia menegaskan, zakat memiliki peran penting dalam membantu masyarakat di situasi darurat.
Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, layanan dapur umum Baznas akan tetap beroperasi sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan hingga masa tanggap darurat selesai. "Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) terus melakukan pemantauan kondisi para penyintas di lapangan untuk memastikan bantuan dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan terkini," ujar Saidah.
Dalam kesempatan tersebut, Saidah juga mengapresiasi para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Baznas, khususnya dalam membantu masyarakat yang terkena bencana, termasuk di Banjarnegera. “Bencana ini ujian bagi kita semua. Amanah dari para muzaki inilah yang memungkinkan kami bergerak cepat memberikan layanan terbaik untuk membantu masyarakat terdampak,” katanya. (E-3)
OPERASI pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada hari ke-10, Selasa (25/11).
Upaya penanganan bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa/Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah terus diperkuat.
Sebanyak 18 korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, masih belum ditemukan hingga Sabtu
TIM SAR pada Rabu (19/11) menemukan satu orang lagi korban tertimbun material tanah longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah
BENCANA gerakan tanah di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terjadi di zona gerakan tanah menengah.
Seluruh korban tewas tanah longsor Banjarnegara yang telah ditemukan berjumlah 17 orang, adapun 11 korban lainnya masih hilang
OPERASI pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada hari ke-10, Selasa (25/11).
HARI ke-10, Selasa (25/11), menjadi hari terakhir pencarian korban longsor Banjarnegara. Meski pencarian telah diperpanjang tiga hari dari peraturan, masih 16 korban belum ditemukan.
KETUA Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas upaya Tim Trauma Healing yang bekerja keras memulihkan kondisi korban longsor Banjarnegara.
Sebanyak 18 korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, masih belum ditemukan hingga Sabtu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved