Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR pada Rabu (19/11) menemukan satu orang lagi korban tertimbun material tanah longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah. Tepatnya Dusun Situkung Desa/Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal.
Dengan demikian, sejauh ini terdata ada tiga korban jiwa yang telah ditemukan dalam operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan. Pencarian masih dilanjutkan lantaran masih ada 25 orang korban yang hilang.
Satu korban yang baru saja ditemukan pada hari keempat pencarian, Rabu (19/11) diketahui bernama Dwi. Jenazah korban dikenali oleh suaminya bernama Sutrisno dari pakaian yang dikenakan.
Sutrisno datang ke lokasi untuk memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan istrinya.
Secara terpisah Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Mensos) menyampaikan pemerintah akan memberikan bantuan sosial atau bansos adaptif serta bantuan layanan psikososial untuk warga terdampak longsor di Banjarnegara.
Kementerian Sosial, kata dia, telah menyalurkan bantuan logistik antara lain makanan siap saji, makanan anak, lauk siap konsumsi, tenda, selimut, dan lain-lain yang dibutuhkan oleh pengungsi dengan total nilai bantuan sebesar Rp250 juta.
Ia juga menyebut bahwa pemerintah memberi santunan bagi ahli waris korban meninggal serta bantuan bagi warga yang mengalami luka-luka.
Berdasarkan data Kemensos,warga yang terdampak bencana longsor di Banjarnegara sebanyak 823 jiwa. Mereka tersebar di tiga titik pengungsian, yaitu Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Pringamba, dan GOR Desa Baji. (H-4)
Badan Amil Zakat Nasional melalui program Bank Makanan telah mendistribusikan 6.000 porsi Sajian Berkah Bergizi untuk para penyintas bencana tanah longsor Banjarnegara, Jawa Tengah.
Seluruh korban tewas tanah longsor Banjarnegara yang telah ditemukan berjumlah 17 orang, adapun 11 korban lainnya masih hilang
OPERASI pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada hari ke-10, Selasa (25/11).
HARI ke-10, Selasa (25/11), menjadi hari terakhir pencarian korban longsor Banjarnegara. Meski pencarian telah diperpanjang tiga hari dari peraturan, masih 16 korban belum ditemukan.
KETUA Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas upaya Tim Trauma Healing yang bekerja keras memulihkan kondisi korban longsor Banjarnegara.
Sebanyak 18 korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, masih belum ditemukan hingga Sabtu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved