Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Longsor TPST Bantargebang: Jasad Kelima Ditemukan, 4 Korban masih Dicari

 Gana Buana
09/3/2026 14:52
Longsor TPST Bantargebang: Jasad Kelima Ditemukan, 4 Korban masih Dicari
TPST Bnatargebang Bekasi longsor, 5 orang jadi korban meninggal dunia, 4 orang lainnya masih dalam pencarian.(Dok. KLH)

Upaya pencarian korban longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, masih terus berlangsung. Pada Senin siang, tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah dari lokasi longsoran, sehingga jumlah korban meninggal dunia kini bertambah menjadi lima orang.

Humas Basarnas DKI Jakarta, Romli Prasetyo, mengatakan penemuan terbaru itu terjadi saat proses pencarian intensif masih dilakukan di area TPST Bantargebang.

“Siang tadi ditemukan satu jenazah lagi. Dengan begitu, total korban meninggal dunia menjadi lima orang,” ujar Romli di Jakarta, Senin.

Menurut dia, operasi pencarian belum dihentikan karena masih ada empat orang yang diduga tertimbun material longsoran gunungan sampah. Di sisi lain, empat korban lainnya berhasil selamat dari insiden tersebut.

Data Basarnas DKI Jakarta mencatat total ada 13 orang yang menjadi korban dalam peristiwa longsor di TPST Bantargebang, yang berada di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Empat orang yang selamat masing-masing bernama Budiman, Joha, Safifudin, dan Slamet.

Sementara itu, empat korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi sebelumnya adalah Enda Widayanti, Sumine, Dedi Sutrisno, dan Irwan Supriatin. Satu jenazah lain yang baru ditemukan masih menambah daftar korban tewas dalam musibah tersebut.

Romli menegaskan, fokus utama petugas saat ini adalah mempercepat pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. “Kami masih berupaya mencari empat korban lain yang diduga masih berada di bawah timbunan,” katanya.

Untuk mendukung operasi tersebut, sebanyak 366 personel gabungan dikerahkan. Mereka berasal dari berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, kepolisian, TNI, pemadam kebakaran, hingga satuan pendukung lainnya.

Tim SAR juga membuka akses menuju titik-titik yang dicurigai tertutup longsoran dengan bantuan alat berat seperti ekskavator. Selain itu, unit anjing pelacak atau K-9 turut diterjunkan guna membantu mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan sampah.

Petugas juga menyiapkan sejumlah perlengkapan pendukung evakuasi untuk mempercepat proses pencarian di lapangan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya