Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT warga Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, masih belum ditemukan setelah kawasan itu diterjang galodo atau banjir bandang beberapa hari lalu. Hingga kini, warga masih berduka kehilangan keluarga, rumah, serta mata pencaharian akibat bencana tersebut.
Camat Malalak, Ulya Satar, menyampaikan galodo yang menghantam wilayah itu bukan hanya merusak permukiman, fasilitas umum, dan lahan pertanian, tetapi juga merenggut nyawa warga. Dalam laporan awal, terdapat 15 orang yang dinyatakan hilang.
“Setelah dilakukan pencarian, 11 orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Namun empat orang lagi masih dalam pencarian,” ungkap Ulya, Rabu (3/12).
Upaya pencarian hingga hari ini terus dilakukan. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, relawan, hingga masyarakat setempat masih menyisir aliran sungai dan kawasan terdampak, berpacu dengan waktu dan kondisi cuaca.
“Kita berharap empat warga ini bisa segera ditemukan,” ungkap Ulya.(M-2)
Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) menggelar bazar sembako murah serba Rp10.000 untuk meringankan beban warga terdampak bencana di Sumatra Barat.
WAKIL Bupati Agam Muhammad Iqbal menegaskan pentingnya percepatan persiapan lahan agar pembangunan huntara dapat segera direalisasikan.
Banjir bandang kembali melanda kawasan tepian Danau Maninjau. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (25/12) siang di Jorong Pasa Maninjau, , Kabupaten Agam, Aceh.
Presiden RI dijadwalkan akan berkunjung ke Kabupaten Agam pada Kamis (18/12), dengan agenda meninjau langsung pos pengungsian.
PEMERINTAH Kabupaten Agam menerima bantuan kemanusiaan dari Uni Emirat Arab melalui Emirates Red Crescent (ERC) untuk masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Salah satu temuan menarik tim di lapangan adalah tingginya kesiapsiagaan masyarakat setempat
Di Kota Padang, debit air DAS Batang Kuranji dilaporkan meningkat tajam setelah hujan turun tanpa jeda sejak siang hari.
UPAYA pencarian korban hilang akibat galodo dan tanah longsor terus ditingkatkan.
SIANG hari terik di aliran Sungai Nanggang yang menjulur dari Subarang Aia hingga Sawah Aia, Nagari Salareh Aia Timur dan Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Selain alat berat, sektor penerangan darurat juga menjadi perhatian serius. Menurut Bupati Agam, kebutuhan genset masih sangat mendesak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved