Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog resmi memulai penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) Beras dan Minyakita untuk alokasi Oktober–November 2025. Kegiatan kick off wilayah Jakarta–Banten dilaksanakan di Gudang Perum Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (30/10) ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan kepada sejumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Khusus untuk di wilayah DKI Jakarta, jumlah PBP mencapai 217.975 orang dengan total bantuan sebesar 4,3 juta ton beras dan 871 liter Minyakita. Pada waktu yang sama, penyaluran banpang juga resmi dimulai di Sorong, Papua Barat Daya.
Di wilayah tersebut, Bulog Cabang Sorong menyalurkan bantuan kepada 43.935 PBP dengan total distribusi mencapai 878 ton beras dan 175 kiloliter Minyakita. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman saat memantau penyaluran banpang di Sorong menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antar lembaga dalam pelaksanaan program.
“Bantuan pangan ini merupakan kerja bersama yang membutuhkan sinergi dari semua pihak, baik pusat maupun daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (31/10).
Adapun program Banpang beras dan minyak goreng ini merupakan tindak lanjut penugasan resmi Bapanas kepada Perum Bulog melalui Surat Nomor 347/TS.03.03/K/2025, yang mengamanatkan distribusi beras dan Minyakita kepada masyarakat penerima di seluruh Indonesia.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman dalam kesempatan terpisah mengatakan bahwa program bantuan ini bukan hanya bentuk dukungan sosial, tetapi juga langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng ini bukan hanya sekadar bantuan, tapi menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat, mengurangi beban rumah tangga, dan memastikan akses terhadap bahan pangan pokok, terutama beras dan minyak goreng,” ujar Kepala Bapanas Amran.
Amran yang juga Menteri Pertanian menegaskan, langkah ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga. Pemerintah, melalui Bapanas dan Bulog, serta kementerian/lembaga terkait terus memperkuat sinergi lintas sektor agar upaya pengendalian pangan berjalan efektif dari hulu hingga hilir.
Secara nasional, program Banpang ini menargetkan 18,27 juta PBP, masing-masing menerima 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita selama periode alokasi tersebut. Penyaluran dilakukan secara serentak melalui jaringan distribusi Perum Bulog di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan (3TP).
Salah seorang penerima banpang yang ditemui Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (30/10/2025), Ibu Sutarti, menyampaikan apresiasinya atas program ini. “Senang sekali. Harapannya ke depan kalau bisa saya sering dibantu, karena saya seorang janda punya anak 12. Terima kasih, Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Penerima banpang lainnya, Ibu Omah Sota, juga mengungkapkan hal serupa. “Terima kasih atas bantuan pangan ini. Dan terima kasih sama Bapak Presiden yang selama ini membantu kita. Mudah-mudahan lanjut, semoga pemerintahan aman-aman, gak ada yang kelaparan lagi,” pungkasnya. (Cah/P-3)
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) tengah melakukan kajian terhadap kemungkinan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) MinyaKita.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat upaya swasembada gula nasional melalui penguatan pengembangan tebu rakyat.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dinamika global maupun potensi gangguan iklim.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved