Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
NUTRISI olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga. Bukan hanya atlet profesional, siapa pun yang rutin beraktivitas fisik membutuhkan asupan gizi yang tepat agar tubuh tidak cepat lelah atau “loyo”.
Sejumlah lembaga kesehatan internasional seperti Healthline, Cleveland Clinic, dan American Public University menegaskan bahwa pola makan seimbang, hidrasi cukup, dan pengaturan waktu makan jauh lebih berpengaruh dibandingkan sekadar mengandalkan suplemen atau minuman olahraga.
Berikut 7 kunci nutrisi olahraga yang terbukti membantu menjaga stamina dan performa tubuh.
Menurut Healthline, karbohidrat merupakan bahan bakar utama tubuh saat berolahraga, terutama untuk aktivitas berintensitas tinggi atau berdurasi panjang. Karbohidrat diubah menjadi glukosa dan disimpan sebagai glikogen di otot dan hati.
Secara umum, karbohidrat disarankan memenuhi 45%-65% dari total asupan kalori harian, khususnya bagi individu yang aktif berolahraga.
Sumber karbohidrat sehat antara lain:
Asupan karbohidrat yang cukup membantu tubuh tetap bertenaga selama latihan.
Protein berperan besar dalam memperbaiki dan membangun kembali jaringan otot setelah olahraga. Healthline dan American Public University menyebutkan bahwa kebutuhan protein bagi individu aktif berada di kisaran 1,2-2,0 gram per kilogram berat badan per hari.
Sumber protein yang direkomendasikan meliputi:
Kebutuhan protein sebenarnya dapat tercukupi dari makanan sehari-hari tanpa harus bergantung pada suplemen.
Lemak sering dihindari, padahal lemak sehat berperan penting dalam produksi hormon, penyerapan vitamin, dan energi jangka panjang. Healthline merekomendasikan konsumsi lemak sehat dari:
Lemak sehat mendukung fungsi tubuh secara menyeluruh, termasuk saat berolahraga.
Cleveland Clinic menegaskan bahwa dehidrasi ringan saja sudah dapat menurunkan performa olahraga, menyebabkan tubuh cepat lelah dan reaksi melambat.
Rekomendasi hidrasi meliputi:
Healthline menyebutkan bahwa meal timing atau pengaturan waktu makan berpengaruh pada pemulihan dan energi tubuh. Konsumsi protein dalam dua jam setelah olahraga membantu perbaikan otot. Asupan karbohidrat setelah latihan membantu mengisi ulang cadangan glikogen
Pada latihan lebih dari satu jam, karbohidrat sederhana dapat dikonsumsi selama aktivitas
Suplemen dapat bermanfaat, tetapi bukan fondasi utama nutrisi olahraga. Healthline menegaskan bahwa suplemen hanya efektif jika pola makan dasar sudah terpenuhi dengan baik.
Tanpa asupan gizi seimbang, suplemen tidak memberikan dampak signifikan terhadap performa maupun pemulihan tubuh.
Vitamin dan mineral memang tidak menghasilkan energi secara langsung, namun berperan penting dalam metabolisme. Apollo 24|7 mencatat:
Kebutuhan mikronutrien ini umumnya dapat dipenuhi melalui konsumsi buah, sayur, biji-bijian, protein, dan produk susu.
Berbagai panduan nutrisi olahraga internasional menunjukkan bahwa kunci tubuh tetap bertenaga saat olahraga bukan terletak pada tren suplemen, melainkan pada pendekatan dasar yang konsisten.
Karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pemulihan, lemak sehat, hidrasi cukup, serta pengaturan waktu makan merupakan elemen utama yang lebih efektif, aman, dan berkelanjutan untuk menunjang aktivitas fisik. (Healthline/Cleveland Clinic/American Public University/Z-10)
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Menjaga asupan gizi selama bulan puasa menjadi kunci agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.
Perawatan bayi prematur tidak hanya berfokus pada kelangsungan hidup, tetapi juga pada kualitas tumbuh kembang mereka.
Pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga sangat menentukan perkembangan kognitif, motorik, hingga sosial emosionalnya.
Pelayanan gizi sebaiknya dilakukan awal sejak ditegakkan diagnosis TB karena pemberian prinsip diet setiap pasien berbeda tergantung kondisi klinis yang didapatkan pada setiap pasien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved