Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENERAPKAN pola makan yang sehat bergizi serta olahraga rutin menjadi faktor krusial dalam meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini ditegaskan oleh peneliti utama HDI Propoelix, Dr. H. Harli Amir Mahmudji, Sp.PD-KEMD, dikutip Kamis (12/3)
Dalam paparannya, Harli menekankan bahwa pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
"Makanan bergizi itu bersifat individual, sangat tergantung kondisi tubuh masing-masing," kata Harli.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan gizi berkembang seiring bertambahnya usia. Anak-anak, misalnya, membutuhkan asupan protein dan nutrisi tinggi untuk mendukung fase pertumbuhan.
Sementara itu, kelompok remaja dan dewasa perlu menyeimbangkan asupan protein dan lemak yang selaras dengan kebutuhan metabolisme mereka.
Di sisi lain, kelompok lansia memerlukan nutrisi spesifik untuk menjaga massa otot serta kesehatan tulang.
Selain faktor nutrisi, Harli juga menyoroti pentingnya aktivitas fisik yang konsisten. Menariknya, ia menyebutkan bahwa masyarakat tidak perlu melakukan latihan fisik yang terlampau berat untuk mendapatkan manfaat kekebalan tubuh.
Menurutnya, aktivitas fisik sederhana seperti berjalan kaki atau berlari kecil selama 30 menit sehari dengan frekuensi lima kali seminggu sudah cukup untuk memperkuat sistem imun.
"Bukan olahraga berat seperti yang dilakukan atlet profesional, tapi aktivitas fisik yang konsisten dan sesuai kemampuan," tuturnya.
Olahraga yang terukur ini diketahui dapat meningkatkan respons sel darah putih terhadap infeksi akut. Selain itu, aktivitas fisik rutin membantu tubuh menjaga keseimbangan sistem imun agar tetap optimal.
Terkait penggunaan suplemen, Harli memberikan catatan penting. Ia menegaskan bahwa produk suplemen bukanlah pengganti gaya hidup sehat, melainkan berperan sebagai terapi komplementer atau adjuvan.
Suplemen tersebut berfungsi mendukung kesiapan sel darah putih dalam menghadapi infeksi akut. Berdasarkan hasil penelitian klinis selama 30 hari yang dilakukan terhadap pekerja kantoran, pemberian suplemen ini terbukti dapat meningkatkan profil sel darah putih pada fase akut tanpa memicu peningkatan peradangan (inflamasi).
Melalui temuan ini, masyarakat diingatkan bahwa imunitas yang kuat merupakan hasil sinergi antara pola makan yang tepat, olahraga teratur, dan dukungan nutrisi tambahan yang teruji secara klinis. (Ant/Z-1)
Lansia yang paling disiplin menjalankan diet MIND mengalami perubahan otak yang setara dengan penundaan penuaan selama 2,5 tahun dibandingkan mereka yang tidak.
Studi terbaru ungkap diet MIND bisa memperlambat penuaan otak hingga 2,5 tahun. Tapi benarkah efeknya sebesar itu? Simak faktanya.
Brain fog merupakan gambaran umum dari penurunan kemampuan kognitif yang kerap dipicu oleh stres, perubahan hormon, hingga efek pascainfeksi.
Makanan instan dan gorengan masih mendominasi pola konsumsi masyarakat. Ahli menekankan pentingnya edukasi gizi dan peran keluarga dalam menjaga kesehatan.
Guru Besar Gizi UI Prof Sandra Fikawati peringatkan risiko porsi makan tak terkontrol saat Lebaran yang picu lonjakan gula darah dan kolesterol.
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved