Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJALANKAN ibadah puasa Ramadan bukanlah penghalang bagi seseorang untuk tetap bugar dan produktif. Kuncinya terletak pada pengaturan pola makan yang tepat serta pengelolaan aktivitas fisik yang terukur.
Muhammad Aries, SP, MSi, Pakar Food and Community Nutrition sekaligus Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, menjelaskan bahwa olahraga yang dilakukan dengan metode yang benar justru memberikan manfaat besar bagi tubuh selama berpuasa.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
"Dengan berolahraga secara rutin, tubuh dapat lebih efisien dalam membakar lemak sebagai sumber energi," ujar Aries.
Ia menambahkan bahwa efisiensi metabolisme ini juga berperan penting dalam mendukung proses penurunan berat badan secara sehat selama bulan suci.
Untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan berlebih, Aries menyarankan masyarakat untuk memilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang.
Durasi yang ideal berkisar antara 20 hingga 45 menit, tergantung pada kondisi fisik masing-masing individu.
Beberapa aktivitas yang dinilai aman dan efektif antara lain:
Bagi mereka yang sudah terbiasa berolahraga rutin dengan intensitas tinggi, Aries memberikan catatan khusus agar tetap mengendalikan beban latihan.
Latihan beban sebaiknya dilakukan dengan beban sedang dan volume yang dikurangi. Jika ingin meningkatkan tantangan, disarankan menambah repetisi namun tetap menggunakan beban yang lebih ringan.
Pemilihan waktu olahraga menjadi faktor krusial berikutnya. Terdapat empat waktu yang direkomendasikan: sebelum berbuka puasa, di antara waktu Magrib dan Isya, setelah salat Tarawih (pukul 21.00–23.00), atau sebelum waktu sahur bagi yang sudah terbiasa.
Selain pengaturan waktu, asupan nutrisi pendukung tidak boleh diabaikan.
"Pastikan asupan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menghindari dehidrasi. Pilih makanan yang kaya karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat agar energi tetap terjaga sepanjang hari," pesan Aries.
Sebagai penutup, ia mengingatkan pentingnya mendengarkan sinyal tubuh dengan menghindari olahraga berdurasi panjang dan intensitas tinggi yang berisiko memicu kelelahan ekstrem.
"Istirahat yang cukup penting agar tubuh memiliki waktu untuk pemulihan," pungkasnya. (Z-1)
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Apabila nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah, penderita disarankan untuk tidak memaksakan puasa.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved