Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Menajamkan Sistem Pengawasan

10/3/2026 05:00

LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pedangdut yang kemudian menjadi Bupati Pekalongan dua periode itu kini ditahan KPK dengan sangkaan korupsi pengadaan barang dan jasa.

Nama Laila kian memperpanjang deret angka kepala daerah yang tersandung kasus korupsi. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, sudah 500 kepala daerah tersangkut kasus korupsi sejak pilkada langsung digelar mulai 2005. Amat memalukan, karena pilkada yang sudah berlangsung lebih dari seperempat abad itu masih menghasilkan ratusan koruptor di antara ribuan yang berintegritas.

Tentu ada yang salah di negeri ini sehingga korupsi bisa 'terpelihara' sedemikian lamanya. Kesalahan itu bisa ada di orangnya lantaran begitu bobroknya moral, atau sistem pemerintahan yang korup, atau kombinasi keduanya sehingga korupsi selalu mendapat tempat di negeri ini.

Jika dipetakan, arena korupsi di daerah itu selalu di area pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta jual beli jabatan. Selama bertahun-tahun, tiga 'lahan basah' tersebut selalu menjadi godaan buat kepala daerah dan para pejabat mereka.

Berbagai sistem sudah dibuat, utamanya digitalisasi, agar celah korupsi kian sempit. Untuk pengadaan barang dan jasa, pemerintah telah menerapkan sistem elektronik yakni e-katalog hingga digitalisasi proses tender. Namun, korupsi tetap saja terjadi.

Begitu pula dengan perizinan. Proses penerbitan izin kini hanya lewat satu pintu dan diharapkan dapat menghapus praktik 'uang pelicin' yang dulu terjadi akibat banyaknya pintu. Faktanya, kepala daerah yang tersandung kasus gratifikasi karena perizinan malah terus bertambah.

Sistem yang terus diperbaiki itu justru diakali oleh pejabat-pejabat korup di daerah. Tentu saja itu terjadi di daerah yang dipimpin oleh kepala daerah yang korup. Kalau kepala daerahnya jujur dan berintegritas, perilaku anak buahnya tentu tak akan jauh dari pemimpinnya.

Jika ingin menghapus korupsi, sejatinya banyak hal yang bisa dilakukan para pemimpin daerah. Selain lewat digitalisasi dan penyederhanaan sistem pelayanan masyarakat, mereka juga bisa memanfaatkan pengawasan internal yang sudah ada selama ini.

Di daerah ada inspektorat daerah yang bertanggung jawab langsung kepada kepala daerah. Tugas utamanya meliputi audit, reviu, evaluasi, dan pemantauan kinerja serta keuangan untuk memastikan akuntabilitas, transparansi, dan pencegahan.

Dengan tugas yang luar biasa penting itu, inspektorat daerah menjadi sistem peringatan dini terhadap potensi penyimpangan di pemerintahan daerah. Lembaga tersebut bertugas memberikan rekomendasi kebijakan dan memperkuat sistem pengendalian internal.

Keberadaannya sangat kuat karena inspektorat daerah diatur oleh Undang-Undang No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah No 18/2016 tentang Perangkat Daerah. Inspektorat berwenang membuat investigasi jika ada dugaan penyimpangan kinerja dan keuangan perangkat dinas, bahkan hingga ke level pemerintahan desa.

Sekali lagi, alat yang bagus hanya bermanfaat jika berada di tangan yang tepat. Inspektorat hanya dapat menjadi pengawas internal yang efektif jika ada di bawah kepala daerah yang jujur dan berintegritas.

Kecerdasan akal dan pikiran juga menjadi syarat utama efektifnya pengawasan internal, karena masih ada kepala daerah yang mengaku melanggar aturan lantaran tak tahu ada aturan yang melarang korupsi.



Berita Lainnya
  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.