Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Krisis Ruang Digital Anak

26/2/2026 05:00

RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak. Internet yang tanpa batas telah membuka peluang baru bagi pendidikan dan komunikasi, tetapi juga melahirkan ancaman yang kian kompleks dan sulit dikendalikan.

Laporan terbaru badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) UNICEF menunjukkan betapa seriusnya ancaman tersebut. Studi yang dilakukan bersama jaringan perlindungan anak internasional mengungkap sedikitnya 1,2 juta anak di 11 negara mengaku foto atau identitas mereka telah dimanipulasi menjadi materi seksual berbasis teknologi deepfake dalam satu tahun terakhir.

Fenomena yang disebut sebagai nudification itu memungkinkan pelaku mengubah foto biasa menjadi gambar seksual palsu yang tampak nyata. Materi seksual anak berbasis kecerdasan buatan tergolong kekerasan seksual terhadap anak, sekalipun tidak selalu melibatkan kontak fisik.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) juga sudah memuat definisi itu, meski belum tegas menyebut hasil kecerdasan buatan. Pasal 4 undang-undang itu menyebutkan kekerasan seksual pada anak meliputi eksploitasi seksual dan pornografi yang secara eksplisit memuat kekerasan dan eksploitasi seksual.

Masalah keamanan digital anak terlihat pula dari tingginya angka perundungan daring. Survei global menunjukkan lebih dari sepertiga remaja di 30 negara pernah menjadi korban perisakan digital. Fenomena ini membuktikan bahwa ruang digital tidak lagi sekadar memantulkan konflik sosial dunia nyata, tetapi telah menjadi sumber kekerasan baru yang berdampak serius pada kesehatan mental dan perkembangan anak.

Di Indonesia, situasinya tidak lebih baik. Pemerintah mencatat hampir separuh anak pengguna internet mengaku pernah mengalami perundungan digital. Angka sekitar 48% tersebut menunjukkan sebuah kenyataan yang dialami jutaan anak. Jika separuh anak Indonesia yang terhubung ke internet pernah mengalami kekerasan digital, sesungguhnya kita sedang menghadapi krisis perlindungan anak yang belum ditangani secara serius.

Di banyak negara maju, perusahaan teknologi diwajibkan menerapkan prinsip safety by design, yakni memastikan keamanan pengguna sejak tahap perancangan sistem. Mekanisme deteksi otomatis, verifikasi usia yang lebih ketat, dan kewajiban penghapusan konten berbahaya dalam waktu singkat menjadi standar baru yang terus diperkuat.

Dari sisi pengguna, untuk membatasi paparan konten berbahaya terhadap anak dan remaja, Australia menjadi pelopor larangan anak usia 16 tahun ke bawah menggunakan media sosial. Kebijakan itu diikuti beberapa negara lain.

Sementara itu, di Indonesia, sistem perlindungan anak mulai ditegakkan aturannya. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, sering disebut PP Tunas, pemerintah mengatur akses internet secara berjenjang pada anak hingga remaja, termasuk pelibatan orangtua dalam mengawasi anak-anak mereka.

Kita mengapresiasi kerangka perlindungan anak di ranah digital. Kendati begitu, masih banyak pekerjaan rumah harus diselesaikan. Efektivitas aturan itu dalam implementasi selalu menjadi tantangan besar.

Anak-anak kita butuh benteng perlindungan sejak dari hulu. Membiarkan mereka terlalu lama tanpa perisai di ruang digital hari ini sama dengan merelakan masa depan bangsa dihancurkan. Kita harus menghentikan itu.

 



Berita Lainnya
  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Opini
Kolom Pakar
BenihBaik