Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

24/2/2026 05:00

PERSOALAN lama yang seolah tak kunjung tuntas perihal keengganan sebagian penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengabdi di Tanah Air kembali menyeruak setelah pasangan suami istri penerima LPDP yang melupakan 'utang budi' terhadap negara mencuat di publik.

Para penerima beasiswa ini berangkat tidak dengan uang dari kantong pribadi, tetapi disokong penuh oleh Dana Abadi Pendidikan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Setiap sen uang yang dipakai untuk membiayai tiket pesawat, kuliah, hingga keperluan hidup mereka di kampus-kampus elite dunia adalah hasil pajak dari rakyat Indonesia, termasuk dari orang yang mungkin hingga hari ini masih berjuang keras sekadar untuk menyekolahkan anak-anaknya.

Oleh karena itu, ketaatan terhadap kontrak beasiswa untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi bukanlah sebuah pilihan karier, melainkan kewajiban moral dan legal yang tidak bisa ditawar.

Melihat fenomena yang terus berulang ini, sudah saatnya LPDP melakukan evaluasi fundamental dan mengubah paradigma dasarnya. Bahkan, terapkan penalti yang sangat besar bagi mereka yang mengingkari kontrak, tidak cukup dengan hanya mengembalikan seluruh biaya dan bunga.

Sistem seleksi harus dirombak total, yang lebih berpihak kepada anak-anak bangsa yang benar-benar membutuhkan dan memiliki komitmen kuat untuk memajukan bangsa. Selain itu, sudahi pola-pola seleksi yang masih membuka ruang titipan-titipan dari elite-elite tertentu.

LPDP juga harus hadir sebagai instrumen investasi strategis negara. Fasilitas beasiswa LPDP harusnya bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan sebuah investasi atas pembangunan integral sumber daya manusia yang unggul.

Kesuksesan LPDP sebaiknya tidak diukur dari seberapa banyak alumnusnya yang tembus ke universitas top dunia, tapi dari seberapa besar dampak dan kontribusi nyata yang mereka bawa pulang untuk memecahkan problematika di Tanah Air.

Karena itulah, penegakan kewajiban kembali ke Indonesia harus ditempatkan sebagai prinsip utama yang tidak boleh dikompromikan sedikit pun. Negara berhak dan wajib menagih 'return of investment' dari para alumnusnya dalam wujud pengabdian.

Semestinya, dalih berkontribusi dari jauh perlu dianggap sebagai retorika kosong jika pada saat yang sama, keahlian otak-otak yang sudah diasah di pendidikan kelas dunia dengan biaya negara tersebut justru hanya memperkuat ekosistem industri dan perekonomian negara lain yang sudah maju.

Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

Ketegasan LPDP dalam menindak para pelanggar kini sangat dinanti. Tidak ada ruang bagi mereka yang menodai amanah rakyat dengan lari dari tanggung jawab membangun bangsa sendiri. Tanggung jawab sebagai anak bangsa yang disokong negara untuk memajukan Ibu Pertiwi tercinta.

Tentu saja pemerintah tidak bisa menutup mata karena banyak pekerjaan rumah yang sangat besar untuk menyiapkan wadah, ekosistem riset yang menghargai inovasi, dan lapangan kerja yang memadai.

Jika tidak, peribahasa 'hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baik juga di negeri sendiri' bakal kehilangan relevansinya di negeri ini.

 

 



Berita Lainnya
  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

Opini
Kolom Pakar
BenihBaik