Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Cegah Panik Amankan Mudik

07/3/2026 05:00

TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran. Serbuan itu menewaskan tidak hanya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, tetapi juga ratusan masyarakat sipil dan anak-anak.

Serbuan yang berlangsung di hari kabisat tahun ini tersebut akhirnya berbuah pada serangan balik dari Iran. Pembalasan yang mungkin disayangkan, tetapi juga dapat dipahami.

Perang dikhawatirkan juga berlangsung berlarut-larut. Pasalnya, Iran juga menyerbu beberapa negara tetangganya untuk menyasar sejumlah pangkalan militer AS yang berada di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Iran mengerahkan Garda Republik Iran untuk menjaga Selat Hormuz. Padahal, sekitar 20% konsumsi harian minyak global, atau sekitar 20 juta barel, melintasi koridor tersebut. Termasuk Indonesia yang memenuhi 25% kebutuhan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah, yang otomatis harus melewati Selat Hormuz. Akibatnya, meski Jakarta-Teheran berjarak lebih dari 7.000 kilometer, Indonesia pasti akan terdampak.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM masih aman untuk 25 hari. Di samping itu, Indonesia sudah mengalihkan sebagian suplai minyak ke negara lain, termasuk AS.

Hanya, pemerintah tidak bisa menstok BBM terlalu banyak karena keterbatasan tempat penyimpanan atau storeage. Lazimnya, negara-negara di dunia memiliki stok BBM hingga 90 hari. Makanya, pemerintah pun segera mempersiapkan pembangunan storage agar bisa menampung suplai BBM untuk 3 bulan.

Di sisi lain, persoalan kebutuhan BBM juga menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Informasi mengenai keterbatasan stok BBM justru dimaknai sebagai aba-aba bagi publik untuk menimbun.

Kecenderungan panic buying merupakan sinyal peringatan dini bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan kalimat stok aman tanpa didukung oleh transparansi data dan pengawasan ketat di lapangan.

Ketidakpastian informasi adalah bahan bakar utama bagi kepanikan. Di sinilah letak urgensi kehadiran negara untuk memberikan rasa tenang melalui narasi yang solid dan sinkron antarlembaga.

Ketahanan energi bukan semata persoalan stok di tangki penyimpanan, melainkan juga menyangkut kemampuan pemerintah menjaga kepercayaan publik melalui kepastian informasi dan kesiapan kebijakan. Dalam situasi global yang dinamis, kejelasan sikap dan komunikasi pemerintah menjadi kunci untuk mencegah kepanikan.

Hal yang paling krusial di depan mata ialah tradisi mudik Lebaran. Pada masa itu, mobilitas jutaan orang dalam waktu bersamaan terjadi dan membutuhkan kepastian pasokan energi yang luar biasa. Periode mudik selalu menjadi momentum dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.

Jutaan orang melakukan perjalanan dari kota-kota besar menuju daerah asal, sebagian besar menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi darat. Jangan sampai kegembiraan merayakan hari kemenangan dihantui rasa waswas akibat stok BBM yang mulai terbatas.

Kemelut Timur Tengah memberikan tekanan hebat pada rantai pasok energi global. Sebagai negara net importir minyak, Indonesia tentu terdampak. Namun, dampak tersebut seharusnya bisa dimitigasi jika strategi ketahanan energi berjalan di rel yang benar.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.