Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kehilangan produksi padi sebanyak 15.396 ton gabah kering giling (GKG) akibat dampak kekeringan.
KERUGIAN akibat kekeringan bukan ancaman lagi. Kabupaten Sukabumi di Jawa Barat, misalnya, harus kehilangan potensi hasil panen sebesar 18.960 ton gabah kering giling akibat kemarau.
Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan berupa 300 paket sembako kepada warga di Desa Lamakera, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flotim, Rabu (4/9) siang.
Sebagian dari lahan baku tersebut telah digunakan untuk pembangunan jalan Lingkar Utara dan Jalan Mangkubumi-Indihiang serta alih fungsi lahan menjadi perumahan.
"Di sekitar lahan yang padinya puso itu tidak ada aliran sungai yang bisa dimanfaatkan untuk memompa air. Kebanyakan sawah ada di wilayah Kecamatan Simo, Klego, Sambi, dan Karanggede."
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania menyatakan musim kemarau yang diikuti kekeringan menyebabkan luas lahan tanam padi menyusut.
Selain benih, Pemprov NTT juga membagikan pompa air. Selain itu juga menyiapkan 250 ton beras untuk warga yang menderita rawan pangan.
Kemarau panjang di Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak serius terhadap persediaan air bersih untuk warga dan air untuk kebutuhan ternak dan tanaman.
Puso terhadap 84,2 hektare tanaman padi tersebut tidak sampai mengganggu dan memberikan pengaruh terhadap ketersediaan bahan pangan di Sumut.
Dari 15 ribu ha sawah di Cilacap, sebanyak 1.400 ha dipastikan puso. Sementara rata-rata panenan sebesar 5 ton per hektare
Kekeringan di Jawa Tengah kian menyulitkan warga. Warga terpaksa mencari air dengan menggali sumur dangkal di sawah-sawah, meskipun bantuan terus dialirkan ke desa yang dilanda kekeringan
Tak kurang 209 ribu liter air bersih telah disalurkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta Jawa Barat selama musim kemarau
Data Analisis dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Flotim menyebutkan dampak kemarau saat ini cukup meresahkan sehingga mengancam ketahanan pangan di daerah ini.
Upaya itu salah satunya dengan membentuk tim percepatan pertanian oleh Bupati Flotim. Tim percepatan pertanian ini akan melibatkan seluruh instansi yang ada di daerah ini.
Petani tidak menyadari kondisi penyusutan air dan tetap menanam benih padi. Walhasil, padi kering dan gagal panen.
Para petani berharap segera dapat mencairkan asuransi pertanian untuk modal usaha pada musim tanam mendatang.
"Kita tidak bisa melaksanakan sistem pompa air untuk menyedot air permukaan kali Cidengdong ke areal persawahan," ujarnya.
Selain tanaman padi, lanjut Hadi, kemarau di Jatim juga melanda lahan jagung.
"Perhitungan saya, penurunan produksi beras kira-kira dua juta ton, itu paling optimistis. Bisa lebih dari dua juta ton," ujarnya.
Banyak ikan mati akibat debit air turun, padahal saat musim hujan bisa mendapat sekitar 10-20 kg per hari
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved