Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI di Kabupaten Lebak, Banten, mengkhawatirkan tanaman padi miliknya gagal panen akibat kekeringan sehingga merugi Rp10 juta untuk lahan seluas satu hektare.
Hal itu diungkapkan Asnawi, 50, petani Desa Sukamanah Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.
Dia memperkirakan petani lahan pertanian di wilayah itu seluas 30 hektare terancam gagal panen karena debit sumber air permukaan Kali Cidengdong menurun akibat kemarau itu.
"Kita tidak bisa melaksanakan sistem pompa air untuk menyedot air permukaan kali Cidengdong ke areal persawahan," ujarnya.
Baca juga: Ratusan Hektare Padi di Jatim Puso akibat Kekeringan
Begitu juga Ujang, petani Desa Wanasalam Kabupaten Lebak mengaku petani menghadapi kemarau dipastikan mengalami kerugian.
Saat ini, biaya produksi tanaman pangan rata-rata Rp10 juta/hektare mulai upah buruh kolektor, perawatan, pembelian benih unggul sampai pupuk.
"Kami dipastikan dua hektare tanaman padi gagal panen akibat kekeringan dan merugi Rp20 juta," katanya.
Lahan seluas 429 hektare tanaman pangan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, gagal panen akibat kemarau panjang.
"Kami menerima laporan tanaman pangan yang gagal panen itu dari petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) kecamatan," kata Pelaksana Data Statistik Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Supardi.
Tanaman pangan yang gagal panen itu akibat kemarau panjang yang menyebabkan terjadi kekeringan juga tidak bisa dilakukan pompanisasi karena tidak memiliki sumber air permukaan.
Berdasarkan data laporan areal tanaman pangan pada Juli 2019 tercatat 429 hektare gagal panen terdiri dari padi sawah dan padi huma.
Tanaman pangan yang gagal panen antara usia 30-40 hari setelah tanam (HST) kekeringan akibat kemarau panjang.
Namun, kemungkinan jumlah areal tanaman pangan yang gagal panen mungkin bisa bertambah sehubungan musim kemarau panjang masih berlangsung.
"Kami yakin produksi pangan 2019 menurun akibat kemarau panjang yang menyebabkan tanaman pangan kekeringan itu," katanya.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved