Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Jelang Ramadan, Mentan Larang Rumah Potong Hewan Naikkan Harga Daging

Naufal Zuhdi
03/2/2026 21:36
Jelang Ramadan, Mentan Larang Rumah Potong Hewan Naikkan Harga Daging
Ilustrasi(Dok Kementan)

MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) untuk melarang para jagal yang memotong sapi untuk tidak menaikkan harga daging sapi, sebagai bagian dari kesiapan pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 2026.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), komponen harga bergejolak (volatile food) secara bulan ke bulan mengalami deflasi sebesar 1,96%, sementara secara tahunan tercatat inflasi sebesar 1,14%, ha ini menandakan stabilitas harga pangan masih terjaga.

Pemerintah telah menetapkan harga sapi siap potong dari Feedloter tidak lebih dari Rp55.000/kg dan terima di RPH maksimal Rp56.000/kg. Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg

“Seluruh RPH tidak boleh menaikkan harga daging. Pemerintah ingin memastikan harga sapi dan daging tetap stabil, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026,” tegas Amran dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (3/2).

Pemerintah, sambung Amran, tidak akan memberikan tolernasi apabila mendapatkan kenaikan harga yang tidak wajar, terlebih jika kenaikan harga tersebut dimanfaatkan pada saat kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat pada momentum hari besar keagamaan.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, Amran meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Mabes Polri bersama instansi terkait melakukan pengawasan dan pemeriksaan ketat terhadap RPH yang diduga memainkan harga daging.

“Satgas Pangan kami minta turun langsung memeriksa RPH yang memainkan harga. Jika ditemukan pelanggaran, akan dilakukan penindakan tegas,” ujarnya.

Sebagai langkah penertiban rantai pasok, ia juga menginstruksikan feedloter agar tidak menyalurkan/suplai sapi hidup kepada para jagal RPH yang tidak patuh terhadap ketentuan harga karkas dan daging.

“Feedloter jangan memasok sapi ke jagal/pemotong di RPH yang tidak patuh. Ini bentuk penertiban agar stabilisasi harga berjalan efektif,” tambahnya.

Sebagai informasi, BPS mencatat terjadi deflasi pada bulan Januari 2026, terutama pada komponen harga bergejolak terutama didorong oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan, antara lain telur ayam ras dan cabai merah di sejumlah wilayah. Sementara secara tahunan, beberapa komoditas seperti beras, daging ayam ras, dan bawang merah masih memberikan andil inflasi, namun dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu stabilitas harga pangan secara keseluruhan.

Dengan pasokan pangan strategis yang berada dalam kondisi aman, Amran menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga harga tetap terkendali serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri 2026 tanpa tekanan lonjakan harga pangan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya