Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 15% di periode Ramadan dan Lebaran 2026. Kenaikan harga tersebut diperkirakan terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Kepala Divisi Perencanaan Korporasi dan Transformasi Perumda Dharma Jaya, Afan Wahyu, menyebutkan harga daging sapi pada bulan Ramadhan diperkirakan berada di kisaran Rp143.000 hingga Rp146.000 per kilogram, khususnya untuk daging sapi bagian paha belakang.
“Perkiraan harga daging sapi saat Ramadan berada di rentang Rp143.000 sampai Rp146.000 per kilogram. Ini menjadi patokan untuk daging sapi paha belakang,” kata Afan dalam acara kesiapan stok protein hewani di Jakarta, Kamis.
Afan menjelaskan, lonjakan harga biasanya mencapai titik tertinggi saat memasuki periode HBKN. Meski demikian, ia memastikan harga daging sapi yang dijual oleh Dharma Jaya tetap lebih rendah sekitar 2% hingga 30% dibandingkan harga di pasaran atau kompetitor.
Menurutnya, kenaikan harga daging sapi dipicu oleh meningkatnya konsumsi masyarakat, baik di tingkat rumah tangga, pelaku UMKM, maupun kebutuhan untuk kegiatan keagamaan. Permintaan daging sapi menjelang Ramadhan dan Lebaran bahkan dapat meningkat hingga 58%, terutama pada periode H-30 hingga H+7 Lebaran.
Untuk menjaga stabilitas pasokan, Perumda Dharma Jaya mencatat per 11 Februari 2026 telah memiliki stok daging sapi beku sebanyak 1.195 ton. Selain itu, tersedia pula 1.594 ekor sapi hidup yang siap dipotong sesuai kebutuhan pasar.
“Dalam bulan ini juga akan masuk tambahan sekitar 550 ekor sapi. Kami menyiapkan buffer stock sekitar 300 ton per bulan, sehingga stok relatif aman untuk memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan,” ujar Afan.
Ia menambahkan, sekitar 90% pasokan daging sapi di Jakarta berasal dari luar daerah melalui kerja sama antardaerah, BUMD, BUMN, pihak swasta, serta impor. Hal ini mengingat Jakarta bukan merupakan daerah penghasil sapi.
Sebagai informasi, kebutuhan daging sapi di Jakarta mencapai sekitar 73.100 ton per tahun. Sementara itu, konsumsi daging sapi per kapita masyarakat berada di kisaran 2,3 hingga 5 kilogram per tahun. (Ant/E-3)
MEMASUKI H+2 lebaran 22 Maret 2026 harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional, Tasikmalaya, Jawa Barat turun menjadi Rp160 ribu per kg.
MENJELANG Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, permintaan masyarakat terhadap stok daging sapi cenderung meningkat.
HARGA daging sapi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, naik jadi Rp150 ribu per kilogram pada H-4 Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3).
MENJELANG Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah permintaan daging sapi di Sungailiat Bangka, Provinsi Bangka Belitung, mengalami peningkatan yang signifikan.
Pemerintah membantah klaim bahwa harga daging kerbau beku di pasaran jauh melampaui harga acuan pembelian (HAP) konsumen sebesar Rp80.000 per kilogram.
Pemerintah telah menetapkan koridor harga daging sapi di tingkat konsumen dalam rentang Rp105.000 hingga Rp140.000 per kg.
HARGA daging sapi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, naik jadi Rp150 ribu per kilogram pada H-4 Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3).
MENJELANG Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah permintaan daging sapi di Sungailiat Bangka, Provinsi Bangka Belitung, mengalami peningkatan yang signifikan.
Harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta Selatan dilaporkan relatif stabil menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Menjelang bulan Ramadhan, harga daging sapi di pasar mengalami kenaikan. Lonjakan harga terjadi setelah para pedagang menghentikan aksi mogok dagang selama tiga hari pada akhir Januari lalu.
AKSI mogok berjualan pedagang daging sapi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berlanjut hingga Senin (26/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved