Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan, pedagang daging sapi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menyatakan harga dan pasokan daging sapi berada dalam kondisi aman dan stabil. Hal tersebut disampaikan langsung para pedagang saat menerima kunjungan pemantauan dari Direktorat Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Rozali, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Minggu, menyampaikan bahwa harga jual daging sapi saat ini berada di angka Rp 135.000 per kilogram (kg) dan masih relatif stabil.
“Harganya sekarang Rp 135.000 per kilo. Itu memang harga jual kami di lapak,” ujar Rozali dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Selasa (3/2).
Para pedagang mengakui bahwa harga karkas di tingkat RPH sempat mengalami fluktuasi. Namun, kondisi tersebut tidak berdampak signifikan pada harga jual di pasar karena pasokan yang mencukupi.
“Memang kadang ada naik turun di RPH, tapi sekarang ini stabil. Tidak ada lonjakan,” tambah Rozali.
Para pedagang juga menyatakan komitmennya untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat, dengan harapan harga daging sapi tidak melebihi Rp140.000 per kg selama periode HBKN.
“Kami juga sudah kerja sama dengan pemasok supaya harga tetap dijaga. Yang penting stok ada dan pembeli tidak terbebani,” pungkas Rozali.
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Apit, yang mengaku menjual daging sapi dengan harga yang sama. Menurutnya, harga tersebut masih terjaga karena pasokan dari Rumah Potong Hewan (RPH) berjalan lancar.
“Kami ambil dari RPH Cilangkap dan Cakung. Untuk sekarang pasokan aman, jadi harga bisa dijaga tetap stabil,” kata Apit.
Terkait proyeksi menjelang Idulfitri, para pedagang optimistis ketersediaan daging sapi akan tetap aman dan harga tidak akan melonjak. Informasi yang mereka terima dari RPH memastikan pasokan tersedia hingga Lebaran.
“Dari RPH juga bilang aman sampai Idulfitri. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau panik,” ujar Apit.
Di berbagai kesempatan, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian menegaskan penindakan akan dilakukan kepada produsen dan distributor, bukan pedagang skala mikro di pasar.
“Begitu menemukan harga di atas HET, jangan kejar pedagang pasarnya, tapi kejar distributor dan produsennya. Minyak goreng dan daging tidak ada ampun,” tegasnya. (H-2)
Harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta Selatan dilaporkan relatif stabil menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Menjelang bulan Ramadhan, harga daging sapi di pasar mengalami kenaikan. Lonjakan harga terjadi setelah para pedagang menghentikan aksi mogok dagang selama tiga hari pada akhir Januari lalu.
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 15% di periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Pemerintah tidak akan ragu menindak produsen maupun distributor yang menaikkan harga daging sapi melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Telur ayam ras turun dari sebelumnya Rp32 ribu per kilogram menjadi Rp30 ribu per kilogram serta daging ayam potong dari sebelumnya Rp42 ribumenjadi Rp40 ribu per kilogram.
Stok barang seperti daging sapi, daging ayam potong tersedia mencukupi kebutuhan masyarakat dan minyak goreng dari Bulog termasuk beras masih aman belum ada kelangkaan.
Harga cabai rawit merah melonjak drastis dari Rp100.000 menjadi Rp140.000 per kilogram. Selain karena permintaan, faktor cuaca juga berpengaruh besar.
Daging sapi kini dijual seharga Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp43.000 per kilogram, dan telur ayam Rp30.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved