Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN dan alih fungsi lahan mengakibatkan menurunnya hasil produksi padi petani di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sekitar 13.731 ton.
Kepala Seksi Produksi Pembenihan Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Kota Tasikmalaya Deni Nugraha di Tasikmalaya, Rabu (4/9), mengatakan penurunan produksi padi itu akibat luas lahan kekeringan yang cukup luas.
Dia membandingkan, hasil produksi pada Januari-Juni 2018 mencapai 58.876 ton, Sedangkan pada periode yang sama tahun ini hanya mencapai 45.145 ton. Atau, terdapat selisih 13.731 ton.
"Kekeringan yang semakin meluas mengakibatkan 2.226 hektare dari 5.799 hektare jumlah lahan baku di Kota Tasikmalaya tidak bisa melakukan tanam," kata dia.
Apalagi, sambung dia, sebagian dari lahan baku tersebut telah digunakan untuk pembangunan jalan Lingkar Utara (Cibeureum-Sukaresik) dan Jalan Mangkubumi-Indihiang serta alih fungsi lahan menjadi perumahan seluas 600 hektare.
Baca juga: Ribuan Hektare Lahan Sawah Boyolali Dipastikan Gagal Panen
Deni mengungkapkan, kekeringan juga menyebabkan 43 hektare lahan sawah mengalami puso.
Dia menjelaskan, kekeringan juga telah mengakibatkan penurunan volume saluran irigasi.
"Kekeringan di areal persawahan tentu bukan kali pertama terjadi, tetapi di tahun sekarang ini terparah. Petani tidak lagi mampu mengalirkan air ke lahan pertanian karena suplai air di beberapa aliran memang telah menurun secara drastis," ujarnya. (X-15)
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved