Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 1.189 hektare lahan sawah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dipastikan gagal panen karena puso. Luasan tanaman pangan yang tidak bisa dijumput petani pada puncak musim kering ini naik drastis dibandingkan puso bulan yang hanya 237 hektare.
Kasi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Boyolali Marsini memaparkan, lahan pertanian yang mengalami kekeringan semakin meluas dan menuju puso atau gagal panen.
Padi yang gagal diselamatkan, terutama yang jauh dari saluran irigasi. "Di sekitar lahan yang padinya puso itu tidak ada aliran sungai yang bisa dimanfaatkan untuk memompa air. Kebanyakan sawah ada di wilayah Kecamatan Simo, Klego, Sambi, dan Karanggede," ujar dia di Boyolali, Rabu (4/9).
Dikhawatirkan lahan yang gagal panen atau puso makin meluas. Pantauan terakhir 177 hektare padi mengalami kekeringan berat. Sejauh ini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hingga Desember diperkirakan tak terjadi hujan.
"Kemarau tahun ini kemungkinan lebih panjang dibanding tahun lalu. Kalau tahun lalu musim kemaraunya tidak sepanjang ini, dan di musim kemarau masih terdapat hujan," imbuh dia.
Baca juga: Kebutuhan Listrik Untuk Ibu Kota Baru Mencapai 2,5 Giga Volt
Dinas Pertanian Boyolali sudah berupaya memberikan bantuan, seperti pembuatan sumur pantek. Namun, sumur pantek tersebut juga sudah mengering.
Yang masih bisa diupayakan adalah sumur dalam di wilayah Nogosari yang masih bisa diambil airnya. Petani juga masih giat membuat sumur sendiri di samping sawah.
Data Dispertan menunjukkan bahwa target produksi padi di Boyolali tahun ini sebanyak 295 ribu ton Gabah Kering panen (GKP). Meski sudah ribuan yang mengalami puso, diharapkan tidak banyak memengaruhi target produksi."Ya minimal mencapai target atau kurang sedikit (dari target produksi panen padi)," pungkasnya. (X-15)
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved