Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
LUAS sawah yang mengalami kekeringan di Jawa Timur mencapai 24.633 hektare. Dari jumlah itu, sebanyak 983 hektare tanaman padi mengalami puso atau gagal panen, karena kesulitan air.
"Luas tanaman padi di Jatim total 1.871.219 hektare. Dari angka itu, persentase luas tanaman padi yang kekeringan terhadap luas tanam mencapai 1,32%, dan persentase luas tanaman padi yang terkena puso terhadap luas tanam per musim tanam 0,05% atau 983 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo di Surabaya, Rabu (28/8).
Selain tanaman padi, lanjut Hadi, kemarau di Jatim juga melanda lahan jagung yang juga gagal panen seluas 99 hektare atau 0,01% dari 649 hektare yang mengalami kekeringan. Sementara itu, lahan sawah di Jatim yang ditanami jagung mencapai 946.844 hektare.
"Kalau yang terkena kekeringan 649 hektare, dan tanaman jagung yang kena puso seluas 99%. Kalau dipersentasikan yang kena puso 0,01%," katanya.
Baca juga: Pakar: Luas Panen Menurun 500 Ribu Hektare akibat Kekeringan
Menurut Hadi, kekeringan di Jatim tidak mengakibatkan semua komoditas tanaman gagal panen. Misalnya tanaman kedelai di Jatim tidak terkendala gagal panen, meski kekeringan.
"Total luas tanaman kedelai mencapai 44.671 hektare, luas tanaman kedelai yang terkena kekeringan seluas 236 hektare," ujarnya.
Hadi mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir. Karena stok beras di Jatim cukup melimpah, bahkan bisa dikonsumsi untuk 15 provinsi lainnya di luar Jatim. "Masyarakat tidak perlu khawatir, karena produksi padi di Jatim masih surplus 3,2 juta ton hingga akhir 2019, stok padi masih melimpah," kata Hadi.(X-15)
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved