Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menyebut bahwa Kontras tidak tahu apa yang dilakukan pihaknya. Pernyataan Kontras juga dianggapnya tidak adil karena menghakimi tanpa melihat fakta.
Kebijakan untuk tidak memberikan izin demonstrasi hingga pelantikan Presiden/Wapres untuk menjaga berharap harkat dan martabat Indonesia.
Koordinator Aksi Paguyuban Tasikmalaya, Saeful Malik mengatakan aksi itu dilakukan berkaitan dengan permasalahan di Kota Tasikmalaya, terutama masalah korupsi.
Di sisi lain, mahasiswa diminta tetap menjaga muruah dalam berunjuk rasa. Gerakan mahasiswa tak boleh mencoreng demokrasi.
KontraS meminta kepolisian untuk mengusut kasus tersebut melalui ranah pertanggungjawaban pidana.
Diduga penembakan pertama terjadi kepada Yusuf Kardawi di pintu samping Dinas Ketenagakerjaan, baru disusul penembakan kepada La Randi yang berjarak ratusan meter dari Yusuf Kardawi.
KontraS melakukan investigasi terhadap meninggalnya beberapa orang saat aksi unjuk rasa pada 23-30 September 2019 di beberapa kota.
Owan, Kordinator Aksi Universitas Trisakti yang tergabung dalam Presma Trisakti menegaskan bahwa tidak ada hubungan antara Anarko dan Trisakti
DI era demokrasi seperti saat ini, unjuk rasa merupakan hak warga negara yang dijamin dan dilindungi konstitusi.
Sebelumnya, Akbar sempat dikabarkan hilang seusai kerusuhan di DPR pada Rabu (25/9).
Novel sendiri memilih untuk hemat bicara dan meminta segala pertanyaan diarahkan kepada kuasa hukumnya.
Sebelumnya Akbar sempat dikabarkan hilang seusai kerusuhan aksi di DPR pada Rabu (25/9). Belakangan ia ditemukan dalam kondisi luka-luka dan tak sadarkan diri.
Perwakilan masyarakat perhutanan sosial Siti Fitriyah menyampaikan terima kasih kepada Jokowi atas program perhutanan sosial di Indonesia.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan tim tersebut tersusun dari beberapa elemen.
Mereka juga mengapresiasi langkah polisi yang telah bersikap tegas dalam menangani oknum perusuh dalam demontrasi yang terjadi di sejumlah tempat dalam beberapa waktu terakhir.
Tiga tersangka yakni AA, ARS, dan YY, berperan menyebarkan video persekusi Ninoy dan membuat konten di grup WhatsApp yang dikaitkan dengan ujaran kebencian (hate speech).
Lima tersangka tambahan masih berusia di bawah umur sehingga total tersangka yang mendapatkan upaya diversi menjadi 10 orang. Sedangkan dua sisanya merupakan orang dewasa.
Ninoy tidak merinci siapa saja dan berapa jumlah orang yang menganiayanya lantaran ia berada dalam posisi tertindih dan ditarik.
Pengadilan Hong Kong untuk pertama kalinya mengadili dua orang demonstran pro-demokrasi Hong Kong pada Senin (7/10) pagi.
Polisi Hong Kong menghadapi dua protes utama pada Minggu (6/10), mengkhawatirkan terulang kembali aksi unjuk rasa yang berubah jadi kerusuhan pada Jumat malam
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved