Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Komet Lemmon (C/2025 A6) akan melintasi konstelasi Serpens Caput pada 26 Oktober malam.
Penemuan langka: astronom menemukan cincin baru yang sedang terbentuk di sekitar Chiron, dunia kecil di antara Saturnus dan Uranus.
Komet 3I/ATLAS, salah satu dari sedikit objek antarbintang yang pernah melewati tata surya, tertangkap memancarkan semburan es dan debu saat mendekati Matahari.
Ilmuwan mendeteksi sinyal periodik dari magnetar muda di balik ledakan sinar gamma paling terang, membuka bab baru studi bintang ekstrem alam semesta.
Fenomena langit langka terjadi 20–21 Oktober 2025: hujan meteor Orionid berpuncak, dua komet baru bersinar terang, dan bulan baru menjadikan langit sempurna gelap.
Teleskop Gaia milik ESA mengungkap Galaksi Bimasakti tidak diam, melainkan bergelombang seperti ombak raksasa.
Peneliti dari Princeton University menemukan bukti adanya planet baru bernama “Planet Y” yang diduga berada di sabuk Kuiper, tak jauh dari orbit Neptunus.
Para astronom menemukan “objek gelap” misterius yang diduga merupakan gumpalan murni materi gelap terkecil yang pernah diamati.
Penelitian terbaru menantang pandangan lama tentang Uranus dan Neptunus sebagai “raksasa es”.
Dua komet berperiode panjang, Lemmon dan SWAN, melintas dekat Bumi dengan cahaya hijau dan ekor panjang yang memukau.
Fenomena langit kembali akan menghiasi malam di awal Oktober 2025.
Jejak serupa juga terdapat di Indonesia. Berdasarkan hasil penelusurannya, Irma menemukan bahwa sejak ribuan tahun sebelum masehi, masyarakat nusantara telah menggunakan langit
Oktober 2025 akan menjadi bulan penuh pesona astronomi. Dari supermoon terang hingga hujan meteor tanpa gangguan cahaya bulan, berikut sembilan fenomena langit spektakuler Oktober 2025.
Teleskop Antariksa Hubble kembali menghadirkan potret menakjubkan sekaligus membingungkan dunia astronomi. Objek yang menjadi sorotan adalah galaksi NGC 2775
Teleskop raksasa Tiongkok ini akan ditempatkan di Kota Delingha, Provinsi Qinghai, pada ketinggian sekitar 4.800 meter di atas permukaan laut.
Fenomena langka akan terlihat pada 19 September menjelang fajar, ketika bulan sabit, planet Venus, dan bintang terang Regulus tampak berdekatan.
Asteroid 2025 PN7 diduga menjadi kuasi-bulan baru Bumi. Berukuran 19 meter, objek ini unik karena mengikuti orbit Bumi namun tetap mengitari Matahari.
Ketika bicara penemuan luar angkasa, nama besar seperti NASA atau ESA sering mendominasi. Namun, Indonesia juga memiliki peran penting.
Astronomi mengungkap rahasia langit malam sejak ribuan tahun lalu. Dari peradaban kuno, teleskop Galileo, hingga teknologi canggih James Webb.
Temukan kisah mitologi Yunani di balik rasi bintang Capricornus, fakta astronomi tentang bintang Deneb Algedi dan Messier 30, hingga legenda kiamat yang mengitarinya.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved