Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH tim astronom internasional berhasil mengungkap keberadaan jet atau semburan materi raksasa yang berasal dari lubang hitam supermasif (SMBH) di galaksi tetangga, VV340a. Penemuan ini memberikan bukti paling jelas hingga saat ini bahwa lubang hitam mampu mengubah bentuk dan evolusi galaksi jauh melampaui pusatnya.
Penelitian yang dipimpin University of California, Irvine (UC Irvine) dan Caltech ini diterbitkan dalam jurnal Science dan dipresentasikan pada pertemuan ke-247 American Astronomical Society di Phoenix, Arizona.
Menggunakan Observatorium W. M. Keck di Hawaii, para peneliti mengidentifikasi jet yang membentang hingga 20.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. Struktur berbentuk tombak ini terpancar dari inti galaksi aktif (AGN) yang ditenagai oleh gravitasi luar biasa dari lubang hitam.
"Data dari Observatorium Keck inilah yang memungkinkan kami memahami skala sebenarnya dari fenomena ini," ujar Justin Kader, peneliti pascadoktoral UC Irvine sekaligus penulis utama studi tersebut. "Gas yang kami lihat dengan Keck mencapai jarak terjauh dari lubang hitam, yang berarti ia juga menelusuri rentang waktu terlama. Tanpa pengamatan ini, kami tidak akan tahu seberapa kuat, atau seberapa persisten, aliran keluar ini sebenarnya."
Tim menggabungkan data optik Keck dengan pengamatan inframerah dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) dan citra radio dari Very Large Array (VLA). Sementara Webb mengungkap jantung galaksi yang penuh energi, data radio VLA menunjukkan sepasang jet plasma yang terpuntir dalam pola spiral atau heliks saat bergerak keluar.
Fenomena jet yang "bergoyang" atau mengalami presesi ini biasanya ditemukan pada galaksi elips tua yang sudah berhenti membentuk bintang. Namun, VV340a adalah galaksi cakram muda yang masih dalam tahap awal penggabungan (merger).
Penemuan ini mengejutkan karena jet tersebut ditemukan mampu menghentikan pembentukan bintang dengan cara menyapu gas galaksi pada laju sekitar 20 massa Matahari per tahun. Temuan ini menantang teori lama tentang bagaimana galaksi dan lubang hitam tumbuh bersama.
"Ini adalah pertama kalinya kita melihat jet radio skala kiloparsek yang mengalami presesi menggerakkan aliran keluar masif di galaksi cakram," tambah Kader. "Tidak ada catatan fosil yang jelas tentang hal seperti ini terjadi di galaksi kita, tetapi penemuan ini menunjukkan bahwa kita tidak bisa mengesampingkannya. Ini mengubah cara kita memandang galaksi tempat kita tinggal."
Para ilmuwan kini berencana melakukan pengamatan radio resolusi tinggi untuk memastikan apakah ada lubang hitam supermasif kedua di pusat VV340a yang menyebabkan goyangan pada jet tersebut.
"Kami baru mulai memahami seberapa umum aktivitas semacam ini," kata Vivian U, ilmuwan dari Caltech/IPAC. "Dengan kerja sama berbagai observatorium kuat ini, kami membuka jendela baru tentang bagaimana galaksi berubah dari waktu ke waktu." (Live Science/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved