Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Fenomena Langka Akhir Pekan: Bintang Regulus Akan "Menghilang" Ditelan Bulan Purnama

Thalatie K Yani
01/2/2026 06:15
Fenomena Langka Akhir Pekan: Bintang Regulus Akan
Ilustrasi(Unsplash)

PARA pecinta astronomi di wilayah Amerika Utara bagian timur akan disuguhi pemandangan langit yang sangat langka akhir pekan ini. Sebuah bintang yang sangat terang, Regulus, dijadwalkan akan "menghilang" sesaat karena tertutup bulan purnama yang dikenal sebagai Snow Moon.

Fenomena yang disebut sebagai okultasi lunar ini terjadi setelah bulan mencapai fase puncaknya pada Minggu (1/2). Pada Senin malam (2/2), posisi bulan akan bergerak tepat melintasi Regulus, bintang paling terang di rasi bintang Leo, dan membuatnya hilang dari pandangan sebelum akhirnya muncul kembali.

Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

Kabar baiknya, peristiwa langka ini dapat disaksikan langsung dengan mata telanjang di sebagian besar wilayah Amerika Serikat dan Kanada. Meskipun okultasi Regulus telah terjadi beberapa kali sejak tahun lalu, ini adalah satu-satunya momen yang dapat terlihat dengan jelas dan mudah oleh pengamat di Amerika Utara.

Pemandangan terbaik diperkirakan akan muncul dari sisi timur Amerika Utara, mulai dari wilayah Midwest hingga Pantai Timur, termasuk Kanada bagian timur, serta sebagian wilayah Afrika barat laut. Regulus, yang menyandang predikat sebagai bintang paling terang ke-21 di langit malam, akan menghilang di balik bulan dan muncul kembali sekitar satu jam kemudian.

Waktu Pengamatan

Waktu dan durasi hilangnya bintang ini sangat bergantung pada lokasi pengamat. Di kota-kota besar seperti New York, Toronto, dan Boston, fenomena ini diperkirakan berlangsung antara pukul 20.40 hingga 22.05 EST.

Sebagai contoh, di New York City, Regulus dijadwalkan menghilang pada pukul 20.51 dan muncul kembali pada pukul 21.54 EST. Semakin ke arah barat posisi pengamat, maka posisi okultasi akan terlihat semakin rendah di ufuk langit dan terjadi lebih awal.

Tips Pengamatan

Meskipun dapat dilihat tanpa alat bantu, para ahli menyarankan penggunaan binokular atau teleskop kecil untuk mendapatkan pengalaman yang lebih dramatis. Pengamat dapat fokus pada dua momen krusial:

  • Ingress: Saat Regulus berada tepat di tepi terang bulan sebelum akhirnya "ditelan" sepenuhnya.
  • Egress: Saat bintang tersebut perlahan muncul kembali dari sisi lain bulan yang terang.

Fenomena okultasi lunar berikutnya melibatkan planet Venus pada 17 Juni mendatang. Namun, karena terjadi pada siang hari, peristiwa tersebut tidak akan terlihat dari Amerika Utara. Oleh karena itu, hilangnya Regulus akhir pekan ini menjadi kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan. (Live Science/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya