Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SUPERMOON, fenomena langit yang menakjubkan diperkirakan kembali menghiasi langit malam pada Rabu, 5 November 2025. Menyambut fenomena langka itu, Planetarium Jakarta akan menggelar acara spesial bertajuk “Piknik Malam Bersama Supermoon”.
Acara yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM) ini dibuka untuk umum secara gratis, mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB. Dalam acara tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai agenda menarik, antara lain pertunjukan planetarium mini, talkshow dan diskusi astronomi, serta pengamatan langsung Supermoon dan Planet Saturnus menggunakan teleskop pandu.
Pendaftaran peserta dilakukan secara online untuk mendapatkan e-ticket, yang dibuka mulai Selasa, 4 November 2025 pukul 19.00 WIB, melalui tautan linktr.ee/planetariumjkt. Kuota terbatas, terdiri atas tiket Supermoon (120 peserta) dan tiket Bulan (180 peserta).
Setiap peserta berusia di atas enam tahun wajib memiliki tiket masing-masing, dan satu akun pendaftar dapat mendaftarkan hingga empat tiket. Pertunjukan planetarium mini diselenggarakan dalam empat sesi terpisah, mulai pukul 17.00-20.00 WIB, dengan kapasitas maksimal 30 peserta per sesi. Adapun sesi pengamatan Supermoon dan Saturnus dijadwalkan berlangsung pukul 20.00-21.00 WIB, bergantung pada kondisi cuaca.
Fenomena Supermoon akan mencapai fase puncaknya pada Rabu, 5 November 2025, pukul 20.19 WIB atau 21.19 Wita, berdasarkan keterangan dari akun resmi Tanda Waktu BMKG (@tandawaktubmkg). Pada saat itu, jarak antara Bumi dan Bulan mencapai sekitar 356.980 kilometer, sehingga ukuran Bulan tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dibanding purnama biasa, dengan semi-diameter mencapai 16' 43,87".
BMKG juga mencatat Bulan akan mencapai titik Perigee, yakni posisi terdekatnya dengan Bumi, pada Kamis, 6 November 2025, pukul 05.28 WIB atau 06.28 Wita. Pada waktu tersebut, jarak antara Bumi dan Bulan menjadi 356.833 kilometer, yang merupakan jarak terpendek sepanjang tahun 2025. Dibandingkan dengan Purnama Apogee (saat Bulan berada di titik terjauh) pada 13 April 2025, Supermoon kali ini akan terlihat sekitar 14 persen lebih besar di langit gelap.
Untuk memperoleh pengalaman terbaik, BMKG juga menyarankan masyarakat menyaksikan Supermoon secara langsung dari lokasi dengan langit cerah dan minim polusi cahaya. Waktu pengamatan ideal dimulai sejak Bulan terbit hingga mencapai puncak kecerahan, sekitar pukul 20.00 WIB. (Instagram @planetariumjkt/@tandawaktubmkg/Z-2)
Penemuan baru dari batuan Bulan misi Apollo mengungkap bahwa medan magnet Bulan yang kuat hanyalah ledakan singkat, bukan fenomena permanen.
Astronom berhasil menangkap citra "astrosfer" pertama di bintang HD 61005. Penemuan ini mengungkap rahasia masa lalu Tata Surya kita saat masih muda.
Bintang monster WOH G64 terpantau berubah dari Supergiant Merah menjadi Hypergiant Kuning. Apakah ini pertanda kelahiran lubang hitam dalam waktu dekat?
Teleskop James Webb berhasil memetakan atmosfer atas Uranus untuk pertama kalinya. Temukan fakta unik tentang suhu ekstrem dan aurora di planet es raksasa ini.
Peneliti berhasil memetakan medan magnet galaksi Bima Sakti secara mendalam. Terungkap adanya anomali unik di Lengan Sagitarius yang mengalir berlawanan arah.
Peneliti Universitas Tsinghua kembangkan AI ASTERIS untuk deteksi galaksi redup 200 juta tahun pasca-Big Bang. Simak kecanggihan teknologi sensor astronomi ini.
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
Panduan lengkap Salat Gerhana Bulan (Khusuf) 3 Maret 2026. Lengkap dengan teks Arab niat, tata cara dua kali ruku, dan amalan sunah saat gerhana.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
BMKG memastikan akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Fenomena alam ini dapat diamati secara langsung dari berbagai wilayah di Indonesia.
PRAKIRAAN cuaca Kalimatan Tengah atau Kalteng pada 2-4 Maret 2026 menurut BMKG, masyarakat diminta waspada hujan lebat disertai angin kencang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved