Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
"Ada penurunan (defisit) lebih dari 2% terhadap PDB hanya dalam waktu 12 bulan. Ini adalah perbaikan dari kesehatan APBN yang akan kita jaga."
PMN terbesar yang berupa uang terjadi pada 2015 sebesar Rp70,63 triliun, 2016 sebesar Rp58,79 triliun, pada 2020 sebesar Rp56,02 triliun, dan 2021 sebesar Rp84,28 triliun.
Program pemulihan ekonomi dan sosial tersebut diarahkan untuk penanganan kesehatan, perlindungan sosial dan dukungan bagi dunia usaha.
Berkaitan dengan pemotongan anggaran, tegas Ahmad Basarah, rapim pimpinan MPR saat itu juga dapat memaklumi dan menerima.
PANDEMI Covid-19 yang terkendali menjadi faktor penting dalam menggerakkan perekonomian nasional.
Langkah pemulihan ekonomi dengan menggunakan instrumen APBN sejak 2020 berhasil mendukung penanganan dan pengendalian covid-19.
Berdasarkan catatan Kemenkeu, realisasi defisit APBN hingga akhir Oktober 2021 itu jauh lebih rendah dari realisasi Oktober 2020. Tercatat terjadi penurunan hingga 28,2%
Meski defisit diproyeksikan lebih rendah, APBN akan tetap menjadi instrumen fiskal yang difokuskan menangani pandemi dan melindungi masyarakat.
"Saya kira ruang gerak APBN untuk lebih fleksibel di tahun depan seperti di tahun ini dan tahun lalu, masih memungkinkan untuk dilakukan,"
Kepala negara mengatakan, saat ini, realisasi berbagai anggaran masih belum maksimal.
Kepala negara pun menginstruksikan seluruh kementerian/lembaga untuk bergerak cepat merealisasi anggaran sejak awal 2022.
Quality spending ini harus menjadi sebuah langkah-langkah yang disiapkan karena formulasinya akan berbeda nanti ke depan di dalam UU HKPD.
Pulihnya instrumen fiskal negara itu tercermin dari kinerja APBN hingga Oktober 2021.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menggelontorkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) bagi PT Kereta Api Indonesia.
Perubahan status sejumlah universitas menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) bertujuan agar PTN BH bisa berlari lebih kencang.
Ada tiga alasan yang mendorong optimisme Bank Indonesia. Salah satunya, kondisi fundamental Indonesia saat ini jauh lebih baik dibandingkan taper tantrum pada 2013.
Dirinya menilai, sejak awal sulit menemukan urgensi pengerjaan proyek kereta cepat, meski pemerintah selalu menjanjikan bahwa proyek ini tidak akan membebani anggaran negara.
Pembengkakan biaya yang begitu besar senilai US$2 miliar akan membebani masyarakat, karena investasinya sebagian besar menggunakan uang rakyat atau APBN.
"Artinya, ketika mendapat suntikan modal dari APBN, pemerintah punya tanggung jawab menghidupkan jalur kereta cepat sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru,"
Sejak Januari-Agustus 2021, pendapatan negara tercatat Rp1.177,6 triliun, sedangkan belanja negara Rp1.560,8 triliun.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved