Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Penangguhan tersebut menyusul pengambilalihan yang cepat oleh Taliban atas Afghanistan, ketika pasukan AS bersiap untuk menyelesaikan penarikan dengan batas waktu 31 Agustus.
Syarat nomor satu adalah untuk menjamin hingga 31 Agustus dan seterusnya, memberikan jalan yang aman bagi mereka yang ingin keluar.
KELOMPOK Taliban meminta Amerika Serikat menghentikan evakuasi warga Afghanistan yang memiliki keahlian. Taliban mengingatkan Amerika batas waktu evakuasi hingga 31 Agustus mendatang.
Seperti negara-negara di dunia, Indonesia juga menyoroti pernyataan kelompok Taliban, yang menjanjikan pemerintahan Afghanistan yang inklusif.
Lima warga Afghanistan yang dievakuasi dari Kabul ke Prancis kini dalam pengawasan lantaran diduga memiliki hubungan dengan Taliban.
Alissa Wahid mengatakan wawasan kebangsaan ini penting agar masyarakat dan generasi muda tidak mudah tergoda dengan ideologi lain yang berasal dari luar.
Awalnya, pemerintah berencana mengevakuasi WNI dari Afghanistan dengan pesawat sipil. Namun, karena ada perubahan kebijakan di lapangan, rencana itu tidak direalisasikan.
Diakui Retno, misi evakuasi dari Afghanistan tersebut adalah misi yang cukup rumit, memiliki risiko yang besar dan harus dipersiapkan secara hati-hati.
Chung mengatakan setiap penggunaan pangkalan AS untuk pengungsi akan memerlukan izin dari pemerintah Korsel.
TALIBAN, pada Senin, memperingatkan bahwa akan ada konsekuensi jika Amerika Serikat dan sekutunya belum meninggalkan Afghanistan setelah pekan depan.
Dari total yang dievakuasi hari itu, 11.000 dibawa keluar oleh operasi pengangkutan udara militer AS.”
Lebih dari 500 ton pasokan medis bagi penduduk Afghanistan yang akan didistribusikan pekan ini tertahan oleh pembatasan di bandara Kabul.
Taliban mengampuni Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Wakil Presiden Amr Saleh. Pihaknya mengundang mereka untuk kembali ke negara mereka jika mereka mau melakukannya.
Presiden AS Joe Biden pekan lalu mengatakan pasukan AS kemungkinan bertahan di Afghanistan hingga melewati batas waktu 31 Agustus untuk mengevakuasi warga Amerika.
Maskapai penerbangan sipil terakhir kali dipanggil AS selama Perang Irakpada tahun 2003 dalam program Armada Udara Cadangan Sipil.
Dia memperkirakan ratusan, ratusan ribu, atau bahkan jutaan orang mungkin ingin melarikan diri dari Afghanistan.
OKI menyerukan kepada kepemimpinan Afghanistan di masa depan dan masyarakat internasional untuk memastikan Afghanistan tidak pernah lagi digunakan sebagai platform atau surga bagi teroris
Saat berbicara di Gedung Putih, Biden mengatakan harapannya adalah pihaknya tidak perlu memperpanjang tenggat waktu tersebut.
"Amerika, dengan segala kekuatan dan fasilitasnya... telah gagal menertibkan bandara. Ada kedamaian dan ketenangan di seluruh negeri, tetapi hanya ada kekacauan di bandara Kabul,"
Boris Johnson mengumumkan bahwa para pemimpin G7 akan membahas krisis di Afghanistan pada Selasa (24/8) dalam pertemuan puncak virtual.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved