Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK Taliban meminta Amerika Serikat menghentikan evakuasi warga Afghanistan yang memiliki keahlian. Taliban mengingatkan Amerika batas waktu evakuasi hingga 31 Agustus mendatang.
Taliban menyebut Amerika membawa para ahli Afghanistan seperti insinyur dan dokter keluar dari negara tersebut. "Kami meminta Amerika untuk menghentikan proses ini," kata juru bicara Zabihullah Mujahid pada konferensi pers di Kabul, Selasa (24/8).
"Afghanistan butuh keahlian mereka. Jangan dibawa ke negara lain," tambah Mujahid.
Juru bicara utama Taliban itu juga menyampaikan serangkaian tuntutan ketika pasukan pimpinan AS telah meningkatkan operasi untuk mengeluarkan ribuan orang dari Kabul. Mujahid mengulangi pengumuman sebelumnya bahwa Taliban tidak akan mengizinkan Amerika untuk memperpanjang batas waktu minggu depan untuk penarikan penuh.
"Mereka punya pesawat, mereka punya bandara, mereka harus mengeluarkan warga dan kontraktor mereka dari sini," kata Mujahid.
Mujahid juga mencoba menawarkan jaminan, menjanjikan bahwa perempuan akan diizinkan untuk kembali bekerja setelah keamanan ditetapkan di negara itu. "Kami ingin mereka bekerja tetapi kami ingin keamanannya benar," katanya.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan dia berharap untuk tetap pada tenggat waktu 31 Agustus yang ditetapkan untuk menarik pasukan Amerika. Tetapi dia menghadapi tekanan dari sekutu Eropa dan Inggris untuk melampaui tanggal tersebut.
Sekitar 50 ribu warga asing dan warga Afghanistan telah meninggalkan negara itu dari bandara Kabul sejak Taliban berkuasa sembilan hari lalu. Banyak warga Afghanistan takut terulangnya interpretasi brutal terhadap hukum Islam yang diterapkan Taliban ketika mereka pertama kali berkuasa dari 1996-2001 dan pembalasan dendam dari Taliban karena bekerja dengan pemerintah yang didukung Amerika selama dua dekade terakhir. (AFP/OL-15)
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Islamabad mengajukan agenda tunggal yang berfokus langsung pada pembongkaran jaringan teroris, terutama yang berafiliasi dengan faksi Gul Bahadur dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
Pertempuran darat sengit antara Afghanistan dan Pakistan terjadi setelah Pakistan menuntut Kabul mengendalikan kelompok militan yang meningkatkan serangan di Pakistan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved