Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Senin (23/8), Taliban meminta warga Afghanistan untuk kembali ke rumah mereka dan tidak perlu takut. Pada konferensi pers, juru bicara gerakan itu, Zabihullah Mujahid, meminta ulama agama Taliban bekerja sama demi kebaikan warga Afghanistan.
Dikutip dari Saudi24news, Mujahid menegaskan, "Afghanistan sudah diduduki selama 20 tahun." Taliban telah mengumumkan sebelumnya bahwa mereka memberikan amnesti kepada semua pejabat bekas pemerintah Afghanistan, termasuk Presiden Ashraf Ghani. "Saya meyakinkan mereka bahwa mereka dapat kembali dan tinggal di Afghanistan."
Pejabat Taliban, Khalil-ur-Rehman Haqqani, mengatakan dalam wawancara dengan saluran Geo dari Pakistan bahwa Taliban mengampuni Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Wakil Presiden Amr Saleh. Pihaknya mengundang mereka untuk kembali ke negara mereka jika mereka mau melakukannya.
"Tidak ada permusuhan antara Taliban, Presiden terguling Ashraf Ghani, Wakil Presiden Amrullah Salih, dan Penasihat Keamanan Nasional Hamdallah Mohib," ujarnya. "Kami memaafkan Ashraf Ghani, Amrullah Saleh, dan (Penasihat Keamanan Presiden Afghanistan) Hamdullah Mohib. Kami memaafkan, mulai dari jenderal (semua orang yang berperang melawan kami) hingga orang biasa."
Dia juga mendesak dan meminta warga Afghanistan yang melarikan diri dari negara itu untuk tidak melakukannya (melarikan diri). Menurutnya, propaganda bahwa Taliban akan membalas dendam kepada mereka disebarkan oleh musuh.
Baca juga: Australia Siap Bantu Evakuasi Warga Amerika Serikat dari Afghanistan
Haqqani menjanjikan keselamatan bagi semua bangsa yang tinggal di negara itu. "Tajik, Baluchis, Hazara, dan Pashtun ialah saudara kita semua," tandasnya. (OL-14)
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Islamabad mengajukan agenda tunggal yang berfokus langsung pada pembongkaran jaringan teroris, terutama yang berafiliasi dengan faksi Gul Bahadur dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved