Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden AS Joe Biden pekan lalu mengatakan pasukan AS kemungkinan bertahan di Afghanistan hingga melewati batas waktu 31 Agustus untuk mengevakuasi warga Amerika.
Maskapai penerbangan sipil terakhir kali dipanggil AS selama Perang Irakpada tahun 2003 dalam program Armada Udara Cadangan Sipil.
Dia memperkirakan ratusan, ratusan ribu, atau bahkan jutaan orang mungkin ingin melarikan diri dari Afghanistan.
OKI menyerukan kepada kepemimpinan Afghanistan di masa depan dan masyarakat internasional untuk memastikan Afghanistan tidak pernah lagi digunakan sebagai platform atau surga bagi teroris
Saat berbicara di Gedung Putih, Biden mengatakan harapannya adalah pihaknya tidak perlu memperpanjang tenggat waktu tersebut.
"Amerika, dengan segala kekuatan dan fasilitasnya... telah gagal menertibkan bandara. Ada kedamaian dan ketenangan di seluruh negeri, tetapi hanya ada kekacauan di bandara Kabul,"
Boris Johnson mengumumkan bahwa para pemimpin G7 akan membahas krisis di Afghanistan pada Selasa (24/8) dalam pertemuan puncak virtual.
Intensitas Taliban di Afghanistan yang meningkat, menimbulkan gelombang eksodus warga yang negaranya berbatasan dengan Pakistan
Qatar dan Uni Emirat Arab telah menjadi pos untuk penerbangan evakuasi bagi warga negara-negara Barat serta penerjemah Afghanistan, jurnalis, dan lainnya.
"Kita harus menjaga saluran dialog yang terbuka dengan Taliban dan mengejar keterlibatan secara bertahap daripada pendekatan berdasarkan kondisi yang sulit."
Keamanan AS di Bandara Kabul dinilai terlalu ketat dan menghambat upaya warga Afghanistan, yang bekerja untuk orang Eropa, untuk masuk.
“Semua evacuee dan seluruh anggota tim evakuasi akan langsung menjalani protokol kesehatan sesuai aturan ketibaan dari luar negeri,” imbuhnya.
DPR mengapresiasi seluruh instansi yang terlibat dari misi kemanusiaan pemulangan WNI dari Afghanistan ke tanah air.
PESAWAT TNI AU yang membawa Warga Negara Indonesia dari Afganistan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (21/8) sekitar pukul 03.09 WIB.
Komjen Pol Boy Rafli Amar mengimbau seluruh masyarakat untuk bersikap bijak dalam menyikapi pemberitaan terkait konflik antara Afghanistan dengan kelompok Taliban.
Menlu Retno melalui cuitannya di Twitter menyebutkan bahwa pesawat TNI AU yang membawa para WNI yang dievakuasi dari Kabul.
Pada Jumat (20/8), pemerintah Indonesia mengevakuasi WNI dari Kabul dengan menggunakan pesawat TNI AU.
Penerbangan ini disebut untuk memastikan AS dapat melindungi orang-orang kita dan operasi kita dari ancaman apapun
Banyak yang takut akan kembalinya interpretasi keras terhadap hukum Islam yang diberlakukan selama pemerintahan Taliban sebelumnya yang berakhir 20 tahun lalu.
BADAN Kebudayaan PBB (Unesco) menyerukan perlindungan warisan budaya Afghanistan dan untuk memastikan lingkungan yang aman bagi para seniman.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved