Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan, Sabtu (21/8), mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mempertahankan dialog dengan Taliban dan mengambil pendekatan secara bertahap untuk menjalin hubungan dengan penguasa baru Afghanistan.
"Kita harus menjaga saluran dialog yang terbuka dengan Taliban dan mengejar keterlibatan secara bertahap daripada pendekatan berdasarkan kondisi yang sulit," kata Erdogan saat berbicara dengan Putin melalui sambungan telepon, menurut sebuah pernyataan dari kantornya.
Pemimpin Turki itu juga menyambut pembicaraan antara Taliban dan mantan pejabat senior Afghanistan sebagai hal yang menjanjikan.
Baca juga: UE Sebut Mustahil Evakuasi Semua Personel di Afghanistan pada 31 Agustus
"Kami menyambut pesan moderat Taliban sebagai hal yang positif untuk saat ini, tetapi proses ke depan tidak akan dibentuk oleh kata-kata mereka, tetapi oleh tindakan mereka," kata Erdogan.
Dalam sebuah pernyataan, Kremlin pun mengatakan kedua presiden tersebut sepakat memperkuat kerja sama bilateral di Afghanistan.
Menurut Moskow, kedua pemimpin itu menegaskan perlunya memastikan stabilitas dan masyarakat yang damai di negara itu dengan penekanan pada perang melawan terorisme dan perdagangan narkoba.
Turki, yang memiliki beberapa ratus tentara di Afghanistan, terlibat dalam mengamankan bandara Kabul dengan Amerika Serikat (AS).
Pada Juli, Ankara menawarkan Washington untuk mengambil alih bandara setelah penarikan pasukan AS.
Rencana itu tampaknya terancam dengan kembalinya Taliban, yang secara terbuka memperingatkan Turki agar tidak mempertahankan pasukannya di sana.
"Kami dapat terus mengamankan dan mengelola bandara Kabul jika kondisi yang tepat muncul," kata pemimpin Turki itu, pada Sabtu (21/8). (AFP/OL-1)
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved