Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TURKI secara resmi mengumumkan pencapaian luar biasa di sektor pariwisata untuk 2025 dengan mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa.
Dalam konferensi pers yang digelar di Istanbul, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Peningkatan jumlah kunjungan ini berbanding lurus dengan lonjakan pendapatan yang signifikan. Turki membukukan total pendapatan pariwisata sebesar US$65 miliar.
Jika dibandingkan dengan data tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebesar 6,8%. Tidak hanya itu, rata-rata pengeluaran wisatawan per malam juga meningkat 3,6% menjadi US$100.
Menteri Ersoy menyoroti bahwa posisi Turki telah bertransformasi dari pemain regional menjadi kekuatan global. Berdasarkan data Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO), Turki menunjukkan progres yang sangat pesat dalam kurun waktu kurang dari satu dekade.
"Pada 2017, Turki berada di peringkat ke-8 dunia dalam jumlah wisatawan terbanyak, namun pada 2024 posisinya naik menjadi peringkat ke-4," papar Ersoy.
Keberhasilan serupa terlihat pada aspek pendapatan, saat Turki yang semula menempati peringkat ke-15 pada 2017, berhasil menembus posisi ke-7 dunia pada 2024.
Melihat tren positif ini, pemerintah Turki optimis menetapkan target yang lebih ambisius.
"Kami mengumumkan target pendapatan sebesar US$68 miliar pada 2026," tambah Ersoy.
Kunci keberhasilan Turki dinilai terletak pada kemampuannya melakukan diversifikasi produk wisata agar tidak hanya bergantung pada wisata bahari tradisional.
Saat ini, Turki menawarkan spektrum wisata yang luas, mulai dari wisata budaya, religi, ekowisata, arkeologi, gastronomi, hingga wisata kesehatan dan MICE.
Dua program unggulan yang menjadi sorotan adalah visi “Heritage for the Future” (Warisan untuk Masa Depan) dan proyek Night Museum (Museum Malam Hari).
Inovasi ini memungkinkan wisatawan menikmati situs sejarah di luar jam operasional reguler, sebuah model yang disebut Ersoy sebagai pencapaian langka di tingkat global.
Selain itu, strategi promosi melalui model miniseries terbukti efektif menarik minat audiens internasional. Salah satunya, serial An Istanbul Story, sukses meraih 32 juta penayangan dalam satu episode saja.
Sepanjang 2025, Federasi Rusia tetap menjadi pasar terbesar bagi industri pariwisata Turki dengan jumlah 6,90 juta wisatawan. Posisi kedua ditempati oleh Jerman dengan 6,75 juta pengunjung, disusul oleh Inggris di peringkat ketiga dengan 4,27 juta wisatawan.
Dengan struktur sektor pariwisata yang kini lebih tangguh terhadap krisis, Turki optimistis dapat terus mempertahankan momentum pertumbuhan ini di tahun-tahun mendatang. (Z-1)
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved