Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BALI diprediksi tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik pada periode libur panjang Maret 2026. Hal ini menyusul momen langka di mana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh berdekatan dengan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Menanggapi fenomena ini, PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality menyiapkan serangkaian strategi operasional untuk memastikan pengalaman menginap tamu tetap maksimal, meskipun terdapat pembatasan aktivitas luar ruangan selama Nyepi. Perusahaan mengelola tujuh properti di Bali dari total 40 hotel yang tersebar di 15 provinsi.
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, mengungkapkan bahwa tingkat hunian hotel di Bali diproyeksikan mencapai 64 persen. Secara keseluruhan, okupansi portofolio hotel InJourney di Indonesia pada periode Lebaran 2026 diperkirakan menyentuh angka 63 persen.
Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 10 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025. Christine menilai, perpaduan libur Lebaran, Nyepi, serta kebijakan cuti bersama menjadi katalis positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata domestik di kuartal pertama tahun ini.
Baca Juga: InJourney Targetkan Transformasi Hospitality Indonesia Berstandar Global
Salah satu tantangan utama dalam operasional hotel saat Nyepi adalah penghentian total aktivitas distribusi dan logistik di Pulau Dewata. Untuk itu, manajemen menyiapkan langkah mitigasi khusus.
"Kami menyiapkan buffer stock bahan makanan dan minuman sebesar 20 hingga 30 persen. Seluruh kebutuhan operasional harus dipastikan aman sebelum tanggal Nyepi karena tamu tidak bisa keluar hotel dan aktivitas di luar sangat terbatas," jelas Christine, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Untuk memanjakan tamu yang menghabiskan waktu terisolasi di dalam hotel selama Nyepi, InJourney Hospitality meluncurkan sejumlah paket tematik, di antaranya:
Paket-paket ini dirancang untuk memberikan pengalaman personal melalui program kuliner khusus, layanan kebugaran seperti yoga dan boxing, hingga fasilitas relaksasi. Strategi ini menjawab tren wisatawan saat ini yang cenderung memilih short getaway dengan fokus aktivitas di dalam area hotel.
| Wilayah | Proyeksi Okupansi (%) |
|---|---|
| Bali | 64% |
| Nasional (Rata-rata) | 63% |
Antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan libur panjang selama dua minggu ini sudah terlihat dari tingginya angka reservasi awal (early booking). Selain Bali, Yogyakarta juga menjadi destinasi yang paling banyak diburu oleh traveler untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Dengan koordinasi lintas unit yang diperkuat dan penambahan tenaga musiman, InJourney Hospitality berkomitmen menjaga layanan tetap seamless selama 24 jam penuh di tengah periode hari besar keagamaan ini.
(Ant/I-2)
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menggratiskan biaya penginapan, makan, hingga tiket pesawat bagi 20.000 turis yang terjebak akibat penutupan ruang udara pasca-serangan rudal.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved