Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Konflik Timur Tengah, Kunjungan Wisman ke Bali Turun 800 Orang per Hari

 Gana Buana
05/3/2026 15:04
Konflik Timur Tengah, Kunjungan Wisman ke Bali Turun 800 Orang per Hari
Kunjungan wisman turun 800 orang/hari & 35 penerbangan di Bandara Ngurah Rai batal.(Antara)

ESKALASI konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran di kawasan Timur Tengah mulai memberikan dampak nyata bagi sektor pariwisata di Indonesia. Gubernur Bali, Wayan Koster, mengungkapkan bahwa ketegangan geopolitik tersebut telah memicu penurunan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata.

Berdasarkan pantauan dalam empat hari terakhir, tercatat rata-rata penurunan mencapai ratusan orang setiap harinya, terutama mereka yang berasal dari kawasan Timur Tengah.

“Terjadi penurunan kunjungan wisman dalam empat hari ini. Dalam satu hari itu kira-kira 800-an orang yang dari Timur Tengah,” ujar Koster di sela aksi Korve Bersih Sampah di Pantai Jimbaran, Badung, Kamis (5/3).

Wisman Eropa Alihkan Rute Penerbangan

Gubernur Koster menjelaskan bahwa dampak konflik ini tidak hanya memukul pasar Timur Tengah, tetapi juga memengaruhi pola perjalanan wisatawan asal Eropa. Selama ini, sebagian besar wisman Eropa menggunakan maskapai asal Timur Tengah dan melakukan transit di hub besar seperti Dubai atau Doha karena keterbatasan penerbangan langsung ke Bali.

Meski demikian, Koster optimis pasar Eropa tetap bisa bertahan dengan melakukan penyesuaian rute perjalanan melalui hub di Asia Tenggara.

“Kalau yang Eropa pasti akan menyesuaikan rute keberangkatan. Yang tadinya lewat Dubai atau Doha, mereka akan beralih ke Singapura atau Thailand,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini hanya penerbangan dari Rusia yang memiliki akses langsung ke Bali. Sementara negara Eropa lainnya yang biasanya transit di Timur Tengah terpaksa mencari alternatif karena penutupan sejumlah ruang udara di wilayah konflik.

Data Pembatalan Penerbangan di Bandara Ngurah Rai

Berdasarkan data otoritas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai periode 28 Februari hingga 4 Maret 2026, tercatat 35 penerbangan internasional batal akibat penutupan ruang udara di Timur Tengah. Berikut rincian pembatalan kedatangan:

Maskapai Rute Jumlah Batal
Etihad Airways Abu Dhabi (AUH) - Denpasar (DPS) 3 Kali
Emirates Dubai (DXB) - Denpasar (DPS) 6 Kali
Qatar Airways Doha (DOH) - Denpasar (DPS) 6 Kali

Harapan Pemprov Bali Terkait Eskalasi Geopolitik

Pemerintah Provinsi Bali berharap ketegangan di Timur Tengah segera mereda agar tidak memberikan dampak jangka panjang bagi pemulihan ekonomi di sektor pariwisata. Koster menekankan bahwa stabilitas rute penerbangan sangat krusial bagi kepastian kedatangan wisatawan.

“Mudah-mudahan cepat berhenti konfliknya. Dampaknya terasa sekarang, tapi nanti pasti ada konsolidasi perbaikan rute. Mudah-mudahan bisa segera stabil kembali,” pungkasnya.

Penurunan kunjungan ini menjadi tantangan baru bagi Bali di tahun 2026, mengingat target kunjungan wisman yang sedang dipacu untuk memperkuat cadangan devisa dalam Mata Uang Rupiah melalui sektor jasa pariwisata. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya