Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Usung Pariwisata Berbasis Konservasi, UKP Pariwisata Tinjau Candi Muara Takus

Basuki Eka Purnama
12/2/2026 21:47
Usung Pariwisata Berbasis Konservasi, UKP Pariwisata Tinjau Candi Muara Takus
Utusan Khusus Presiden bidang Pariwisata Zita Anjani (kanan) saat berkunjung ke Candi Muara Takus(MI/HO)

UTUSAN Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (8/2). Peninjauan ini menjadi agenda penutup dari rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Riau.

Kunjungan ini bertujuan mendorong pengembangan destinasi wisata yang mengedepankan prinsip konservasi budaya serta keberlanjutan lingkungan. 

Candi Muara Takus sendiri merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.

Menjaga Keseimbangan Konservasi dan Ekonomi

Dalam tinjauannya, Zita Anjani menegaskan bahwa fondasi utama dalam pengembangan kawasan bersejarah adalah pelestarian. Ia menekankan bahwa statusnya sebagai destinasi wisata tidak boleh mengesampingkan nilai aslinya sebagai warisan budaya.

"Pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya konservasi. Candi Muara Takus bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga warisan budaya yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang," ujar Zita Anjani di sela-sela kunjungannya.

Lebih lanjut, Zita menjelaskan bahwa pendekatan wisata konservasi memiliki dampak ganda. Selain menjaga keutuhan situs, pendekatan ini juga diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bagi masyarakat maupun wisatawan akan pentingnya merawat sejarah bangsa. 

Pengelolaan yang tepat diyakini mampu menciptakan keseimbangan antara perlindungan cagar budaya dan pemberdayaan ekonomi warga lokal.

"Ketika pelestarian menjadi prioritas, pariwisata justru akan tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan. Kita ingin masyarakat sekitar menjadi bagian dari ekosistem, merasakan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan nilai sejarah dan lingkungan," tambahnya.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Langkah ini juga menjadi bentuk nyata penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun destinasi wisata berbasis sejarah. 

Melalui kolaborasi yang terencana, pemerintah berharap Candi Muara Takus tidak hanya terjaga keasliannya, tetapi juga bertransformasi menjadi destinasi edukatif yang memiliki daya saing tinggi.

Secara keseluruhan, rangkaian kunjungan di Riau ini mempertegas komitmen UKP Pariwisata untuk membangun sektor pariwisata nasional yang berpijak pada tiga pilar utama: konservasi budaya, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya