Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Perkuat Infrastruktur Nusa Penida, Wamendagri Bima Arya Dorong Konsep Green Island

Basuki Eka Purnama
16/2/2026 19:25
Perkuat Infrastruktur Nusa Penida, Wamendagri Bima Arya Dorong Konsep Green Island
Wamendagri Bima Arya (tengah) saat melakukan kunjungan kerja ke Nusa Penida(MI/HO)

PEMERINTAH Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya, Minggu (15/2). 

Kunjungan selama dua hari tersebut difokuskan pada penyelarasan program pusat dan daerah, serta percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan Nusa Penida.

Kehadiran mantan Wali Kota Bogor tersebut disambut langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria beserta jajaran Forkopimda dan Kepala OPD terkait. 

Agenda hari pertama diisi dengan meninjau sejumlah destinasi unggulan, mulai dari Pantai Kelingking, Broken Beach (Pasih Uug), Crystal Bay, hingga fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Desa Sakti.

Pada hari kedua, Senin (16/2), pemantauan berlanjut ke titik-titik vital pelayanan publik dan konektivitas, seperti Pasar Mentigi, RSUD Gema Santi, SWRO Ceningan, serta Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Lembongan dan Ceningan.

Dalam pertemuan dengan Wamendagri, Bupati Klungkung I Made Satria memaparkan bahwa pihaknya tengah memprioritaskan percepatan infrastruktur dasar melalui dukungan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dan Air Minum. 

Mengingat status Nusa Penida sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Bupati berharap kunjungan ini membuahkan dukungan konkret dari pemerintah pusat.

“Kami sangat berharap dukungan untuk perbaikan akses jalan induk menuju destinasi wisata di Nusa Penida. Selain itu, kebutuhan air bersih juga akan semakin meningkat seiring perkembangan sektor pariwisata,” ujar Bupati Satria.

Menanggapi hal tersebut, Wamendagri Bima Arya mengaku terkesan dengan potensi alam Nusa Penida yang luar biasa. Namun, ia juga memberikan catatan kritis mengenai infrastruktur yang dinilai belum optimal menunjang daya tarik kawasan tersebut. 

Sebagai langkah solutif, Bima Arya berkomitmen mendampingi Pemkab Klungkung dalam mengakses berbagai opsi pendanaan.

“Saya insyaallah akan membantu mendampingi Pemkab Klungkung untuk mencari sumber pendanaan alternatif dari berbagai opsi. Ini harus cepat agar momentum meningkatnya kunjungan wisatawan bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah,” tegas Bima Arya.

Lebih lanjut, ia mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan. 

Bima Arya juga berencana mengusulkan Nusa Penida kepada Menteri Pariwisata agar masuk dalam Program Destinasi Super Prioritas.

“Kita pilih beberapa titik dan bangun ekosistemnya secara menyeluruh, bukan hanya promosinya. Kemendagri memiliki dana insentif fiskal sekitar Rp5 triliun. Nanti akan kita lihat kemungkinan dukungannya, termasuk untuk penanganan kemiskinan dan stunting,” pungkas Bima Arya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik