Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH pusat terus memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah di tanah air, termasuk Provinsi Kalimantan Selatan.
Rabu (3/12), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus memantau langsung pelaksanaan MBG di SMAN 1 Gambut, Kabupaten Banjar. Kegiatan pemantauan ini didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman dan sejumlah pejabat terkait.
"Kunjungan kita ke SMA Negeri 1 Gambut, Kabupaten Banjar ini untuk memantau langsung pelaksanaan program MBG yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Saya sangat senang melihat siswa menikmati MBG ini," tuturnya di sela-sela pemantauan.
Wamendagri menilai pelaksanaan MBG di Kalsel khususnya di SMAN 1 Gambut, sudah cukup baik, mulai dari ketepatan pendistribusian hingga menu disajikan sesuai dengan kebutuhan dan selera peserta didik.
Sesuai tujuannya, program ini diharapkan dapat membuat anak-anak lebih sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing melalui pemenuhan gizi yang tepat.
Wamendagri mengajak seluruh pihak untuk mendukung program MBG agar dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda di Indonesia. Program MBG di Kalsel beberapa waktu lalu sempat diwarnai kasus keracunan massal di sejumlah daerah yaitu Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin.
Selain memantau pelaksanaan program MBG, Wamendagri Akhmad Wiyagus juga berkesempatan mengunjungi Sekolah Rakyat di Sentra Budi Luhur Banjarbaru. Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus memberi apresiasi atas pendidikan karakter yang diterapkan kepada para siswa.
Sebelumnya Wamendagri juga menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rakor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah se Indonesia yang berlangsung di Banjarmasin. Rakor membahas berbagai isu terkini dan permasalahan dihadapi daerah terkait fiskal, program strategis nasional hingga persoalan lingkungan dan ancaman bencana. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved