Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Hasil Revitalisasi dan USB Sekolah Diresmikan, PP Persis Apresiasi Presiden Prabowo

Sugeng Sumariyadi
24/1/2026 19:34
Hasil Revitalisasi dan USB Sekolah Diresmikan, PP Persis Apresiasi Presiden Prabowo
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Atip Latipulhayat meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan USB Persis jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2026 di Ma'had Al-Asma, Kabupaten Sumedang,(ISTIMEWA)

UPAYA Presiden Prabowo Subianto melakukan peningkatan dan pemberdayan mutu pendidikan mendapat apresiasi masyarakat. Salah satunya datang dari Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis).

"Kami mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam bidang pendidikan. Beliau berupaya meningkatkan dan memberdayakan kualitas pendidikan," ungkap Pimpinan PP Persis, Dr KH Jeje Zaenudin, M.Ag.

Salah satu kebijakan itu ialah program pendirian unit satuan baru (USB) dan revitalisasi satuan Pendidikan.
 
"Atas nama PP Persis dan seluruh kepala sekolah, kami menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden Prabowo meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui pendirian sarana dan revitalisasi sekolah, " ujarnya seusai Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan dan USB Persis jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2026 di Ma'had Al-Asma, Kabupaten Sumedang, Sabtu (24/1).

Peresmian dilakukan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Atip Latipulhayat, SH., LL.M., Ph.D. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumedang M Fajar Adlia.

Lebih jauh, Jeje mengungkapkan anggaran 20% untuk pendidikan di APBN mampu dimaksimalkan dengan baik untuk mewujudkan cita-cita pendidikan unggul bermutu berkualitas dan berkarakter.

"Hal tersebut bisa terlaksana karena arah kebijakan politik pemimpin nasional yang concern untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia," ungkapnya.

Dia menjelaskan, Persis sebagai bagian negara, ikut berkontribusi menyukseskan cita-cita negara. Dalam hal ini adalah menciptakan masyarakat yang cerdas dan mencerdaskan anak bangsa.

"Ini merupakan Kolaborasi berbangsa dan negara untuk menciptakan masyarakat cerdas dan tafaqquh fiddin. Selain itu, membangun peradaban yang mensejahterakan dan mencerdaskan ummat," terangnya.


Masa depan bangsa


Di tempat yang sama, Wamendikdasmen, Prof Atip mengatakan, pendirian Unit Sekolah Baru serta revitalisasi satuan pendidikan yang belum layak merupakan bentuk nyata penerjemahan Instruksi Presiden Nomor 7 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

“Pembangunan dan revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan bangsa. Ini adalah investasi strategis untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya seusai meresmikan gedung.

Menurut dia, instruksi Presiden tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi infrastruktur pendidikan nasional yang masih membutuhkan pembenahan dan modernisasi.

"Strategi yang dilakukan Presiden Prabowo pun berbeda yakni dengan swakelola supaya terjadi percepatan. Alhamdulillah sistem swakelola ini berjalan dengan baik," tandas Atip.

Dengan peresmian ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi pendidikan nasional.
 
“Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan seperti Persis, kita optimistis pendidikan Indonesia akan semakin maju dan berkeadilan. Saya titip gedung sekolah yang telah dibantu oleh pemerintah untuk dijaga dengan baik oleh seluruh stakeholder, ” tegasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Adlia menyampaikan, pembangunan dan revitalisasi sarana sangat menunjang kegiatan belajar dan mengajar.

"Selain itu juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Sumedang," tandasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner