Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Longsor Bandung Barat, Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Kendalikan Curah Hujan

Putri Rosmalia Octaviyani
24/1/2026 15:09
Longsor Bandung Barat, Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Kendalikan Curah Hujan
Koordinasi proses pencarian korban longsor Bandung Barat.(Dok. BNPB)

BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak longsor Bandung Barat. Operasi modifikasi cuaca (OMC) dilakukan bersamaan proses pencarian korban serta penilaian kebutuhan darurat bencana.

Seperti diketahui, longsor Bandung Barat terjadi pada Sabtu, (24/1) dini hari, tepatnya di Kecamatan Cisarua, tepatnya di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah. Hingga Sabtu siang, dilaporkan delapan orang meninggal dunia dan 82 orang hilang. 

Operasi pencarian korban longsor Bandung Barat berlangsung di tengah cuaca yang tak menentu. Selain itu, medan yang sulit juga membuat proses pencarian lebih berat. Tim SAR gabungan saat ini melakukan pencarian dengan cepat, serta menggunakan anjing pelacak atau K9. 

Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menurunkan intensitas curah hujan. Modifikasi cuaca sebelumnya juga telah berlangsung sejak 12 Januari 2026 di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan mengerahkan dua unit pesawat, yakni PK-JVH dan CASA 212 A-2105, yang beroperasi dari Lanud Halim Perdanakusuma.

Dalam pelaksanaannya, pesawat PK-JVH melaksanakan 32 sortie di wilayah Jawa Barat dengan total bahan semai 32.000 kilogram selama periode 13–22 Januari 2026. Sementara itu, pesawat CASA 212 A-2105 melaksanakan 19 sortie di wilayah DKI Jakarta dengan total bahan semai 12.400 kilogram pada periode 16–22 Januari 2026.

Untuk mengoptimalkan pengendalian curah hujan, sejak 23 Januari 2026 BNPB menambah dua unit pesawat Caravan dalam pelaksanaan modifikasi cuaca. Operasi ini juga dapat diperluas ke wilayah Provinsi Banten apabila terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem.

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan longsor Bandung Barat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi dinilai tidak aman.

Kabupaten Bandung Barat saat ini berada dalam Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor berdasarkan Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.359-BPBD/2025 yang berlaku sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 April 2026. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang berlaku mulai 15 September 2025 hingga 30 April 2026. (H-3)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner