Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Dukung Swasembada Pangan, Polda Jabar Gelar Panen Jagung di Bandung Barat

Depi Gunawan
08/1/2026 19:37
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jabar Gelar Panen Jagung di Bandung Barat
Wakapolda Jabar Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar memimpin panen perdana jagung di Bandung Barat.(MI/DEPI GUNAWAN)

POLDA Jawa Barat melaksanakan panen perdana jagung di lahan PTPN yang berlokasi di Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.

Terdapat 5 hektare lahan jagung siap panen yang sebelumnya ditanam bersama warga setempat. Penanaman jagung ini merupakan langkah Polres Cimahi dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Panen perdana tersebut dipimpin Wakil Kapolda Jabar Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, didampingi Kapolres Cimahi Ajun Komisaris Besar Niko N Adi Putra serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

"Alhamdulillah, Polres Cimahi telah menghasilkan kurang lebih 5 hektare lahan jagung dengan total panen sekitar 20 ton," ujar Adi Vivid, Kamis (8/1).

Dia menambahkan, secara keseluruhan Polda Jabar menargetkan panen jagung sebanyak 300 ton pada kuartal pertama tahun ini di seluruh wilayah Jawa Barat. Capaian tersebut menempatkan Polda Jabar di peringkat keempat secara nasional.

"Polda Jabar melakukan panen di lahan seluas 75,99 hektare dengan estimasi hasil sekitar 300 ton jagung. Alhamdulillah, capaian ini menempatkan Polda Jabar di peringkat keempat nasional," katanya.


24 kelompok tani


Dalam program penanaman jagung tersebut, sedikitnya melibatkan 241 orang yang tergabung dalam 24 kelompok tani di berbagai wilayah Jawa Barat.

Polda Jabar terus berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak guna meningkatkan penanaman bahan pangan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.

"Ini merupakan bukti sinergi Polri bersama para pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo," jelasnya.

Salah seorang warga, Ita Sumitra ,60, mengaku turut dilibatkan dalam penanaman jagung di wilayah Cikalongwetan. Selama empat bulan terakhir, ia bersama belasan warga lainnya menanam, merawat, hingga memastikan tanaman jagung siap dipanen.

"Sebelumnya kami diberikan pelatihan terlebih dahulu," ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelum ditanami jagung, lahan PTPN tersebut sebelumnya telah digarap warga untuk menanam berbagai komoditas pangan. Meski demikian, Ita mengaku tidak mengalami kesulitan berarti dalam proses penanaman dan perawatan jagung.

"Hanya saja kontur tanahnya berbukit dan tidak rata, jadi cukup melelahkan," tuturnya.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner