Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Rumah Ade Kuswara Digeledah KPK, Plt Bupati Bekasi Merapat ke KDM

Anton Kustedja
24/12/2025 20:03
Rumah Ade Kuswara Digeledah KPK, Plt Bupati Bekasi Merapat ke KDM
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.(ISTIMEWA)

SAAT rumah Bupati nonaktif Bekasi Ade Kuswara Kunang tengah digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengikuti rapat terbatas bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM), Selasa (23/12).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Anggrek PT Pupuk Kujang Cikampek itu dalam rangka memperkuat evaluasi kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

Pertemuan Plt Bupati dengan Gubernur Jabar itu membahas sejumlah program prioritas Pemkab Bekasi, mulai dari infrastruktur, kesehatan, penataan bangunan liar, hingga optimalisasi anggaran daerah sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Plt Bupati menyampaikan bahwa orang nomor satu di Jabar itu memberikan arahan terkait pemenuhan program-program mandatory yang menjadi kewajiban pemerintah daerah. Salah satu sektor yang menjadi perhatian ialah infrastruktur, di mana realisasi anggaran Kabupaten Bekasi telah melampaui batas minimal yang ditetapkan.

"Untuk infrastruktur, mandatory kita 7,5%, dan saat ini sudah mencapai sekitar 8,3%. Ini tentu menjadi capaian yang baik," ujar Asep Surya, Rabu (24/12).

Di bidang kesehatan, lanjut dia, Pemkab Bekasi juga didorong untuk terus memperkuat layanan dasar masyarakat.

Saat ini, Kabupaten Bekasi baru memiliki empat Puskesmas rawat inap. Ke depan, Pemkab Bekasi menargetkan agar setiap Puskesmas dapat dilengkapi layanan rawat inap, minimal satu unit, guna mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Harapannya, masyarakat yang sakit tidak harus langsung ke rumah sakit, tetapi dapat ditangani lebih dulu di Puskesmas," jelasnya.

Terkait penanganan dan penataan bangunan liar, Plt Bupati menuturkan bahwa langkah penertiban telah dilakukan pada masa Bupati Bekasi sebelumnya dan akan dilanjutkan dengan upaya penataan lingkungan, di antaranya melalui pemagaran area serta penanaman pohon kelapa.

"Kami juga membahas rencana pelebaran Jalan Pilar–Sukatani yang ke depan akan ditindaklanjuti melalui proses pembebasan lahan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat," ujarnya.

Dukungan anggaran

Dari sisi dukungan anggaran, Asep Surya menyebutkan bahwa Kabupaten Bekasi memperoleh alokasi signifikan, termasuk untuk sektor irigasi.

"Untuk anggaran irigasi telah mencapai 2,3%, melampaui ketentuan mandatory sebesar 2%, dengan dukungan anggaran sekitar Rp67 miliar," terangnya.

Terkait pemerataan dan efektivitas pelaksanaan program, ia mengatakan saat ini masih dalam tahap pembahasan lanjutan sebelum masuk ke tahap pelaksanaan di lapangan.

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa KDM mengarahkan seluruh kepala perangkat daerah untuk meningkatkan semangat dan kinerja, khususnya dalam perencanaan serta penyerapan anggaran ke depan.

"Yang ditekankan adalah bagaimana APBD dirancang dengan baik, penyerapannya maksimal, dan Silpa dapat ditekan. Kita semua harus kembali bersemangat dan fokus pada kinerja," pungkasnya.


Pesan KDM


Sementara itu, kepada Plt Bupati Bekasi, Gubernur Jabar berpesan agar kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK tidak terulang kembali.

"Peristiwa OTT Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ini sudah di luar nalar dari yang saya miliki," tegas KDM.

Ia juga memberikan pesan tegas saat memberikan arahan kepada Plt Bupati. "Jangan takut, jalan terus."

Asep Surya Atmaja kini dipercaya melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Bekasi pasca-penangkapan Bupati Ade Kuswara Kunang oleh KPK.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner