Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Puluhan Petugas KPK Geledah Kantor Bupati Bekasi

Anton Kustedja
22/12/2025 21:08
Puluhan Petugas KPK Geledah Kantor Bupati Bekasi
Kantor Bupati Bekasi yang berlokasi di Jalan Wibawa Mukti, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Dok Istimewa)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Bekasi, yang berada di Jalan Wibawa Mukti, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Jawa Barat, pada Senin (22/12).

Operasi ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi terkait proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) dan ayahnya HM Kunang (HMK), yang menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami.

Penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan dugaan praktik suap ijon proyek. Didampingi ketat oleh aparat kepolisian setempat, puluhan petugas KPK tampak memeriksa sejumlah ruang strategis di kantor bupati secara menyeluruh.

Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat ADK belum genap setahun menjabat sebagai bupati termuda dalam sejarah Kabupaten Bekasi.

Penetapan tersangka ADK dan HMK sebelumnya telah dilakukan KPK bersama juga pihak swasta SRJ yang disangkakan sebagai pemberi suap. Diduga Bupati nonaktif Bekasi dan ayahnya menerima suap ijon proyek sebesar Rp9,5 miliar. 

KPK memastikan proses penggeledahan berlangsung tertib, dengan tujuan memperkuat penyidikan dan menegakkan hukum secara transparan.

Sementara itu, usai menjalani pemeriksaan pertamanya di Gedung Merah Putih KPK, hari in, ADK menitipkan pesan untuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui awak media. 

"Semoga Pak Gubernur sehat selalu," ujarnya. 

Ketika disinggung mengenai warga Kabupaten Bekasi, dia kembali menyampaikan permintaan maaf, dan berharap daerah tersebut dapat lebih maju dan sejahtera ke depannya.

"Saya menyampaikan mohon maaf untuk masyarakat Kabupaten Bekasi atas hal yang sudah terjadi," katanya dikutip Antara. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik